Showing posts with label CARA MENGATASI. Show all posts
Showing posts with label CARA MENGATASI. Show all posts

Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Alami

Penyebab dan Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Alami

Penyebab Bau Mulut

Masalah bau mulut tidak hanya disebabkan oleh masalah kesehatan gigi, gusi, dan makanan yang berbau menyengat. Berikut beberapa kondisi kesehatan lain yang juga bisa menjadi penyebabnya bau mulut di antaranya:
  • Gangguan xerostomia, yaitu mulut kering yang terjadi karena gangguan produksi air liur akibat bakteri menumpuk di rongga mulut.
  • Terjadi gangguan saluran pencernaan, seperti infeksi bakteri H.pylori yang menyebabkan sakit maag dan penyakit asam lambung (GERD).
  • Terjadi sinusitis yang menghasilkan post nasal drip atau aliran cairan kental dari rongga sinus ke tenggorokan.
  • Mengalami pengaruh kondisi lain, seperti diabetes, gangguan hati, atau infeksi saluran pernapasan.
  • Yang selain beberapa kondisi kesehatan di atas, bau mulut juga bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok, kurangnya kebersihan mulut, makanan atau minuman tertentu, dan diet yang berlebihan sehingga menyebabkan kekurangan 
Jika anda berbicara atau berhadapan dengan seseorang pasti anda akan merasa terganggu kalau mulut anda bau. Anda pasti akan berpaling atau menghindari dari menghadap kepada orang tersebut. Ya, masalah bau mulut walaupun di anggap sebagai hal yang biasa, tetap saja ini sangat mengganggu sekeliling, anda akan dijauhi oleh teman dan banyak orang.

Maka untuk itulah kami membuat artikel tentang cara menghilangkan bau mulut secara alami. Yang dengan harapan kita bisa menjauhi kondisi bau mulut ini dengan baik. Dibawah ini ada beberapa tips dan cara menghilangkan bau mulut secara alami.

Cara Menghilangkan Bau Mulut Secara Alami

1. Mengkonsumsi vitamin C

Mengkonsumsi vitamin C diketahui bisa menghalau bau naga pada mulut. Dengan mengkonsumsi banyak makanan yang mengandung vitamin Seperti jeruk, lemon, apel, wortel, ceri dan strawberry mampu mengusir masalah bau mulut.

Dampak dari sisa makanan yang menumpuk pada sela-sela gigi, maka menyebabkan terjadinya kuman dan bakteri dan mereka inilah yang memberikan bau tidak sedap pada mulut. Dengan mengkonsumsi buah buahan yang mengandung vitamin bisa mematikan bakteri dan menghilangkan bakteri dari mulut.

2. Mengunyah daun jambu

Dedaunan jambu bisa dijadikan sebagai obat tradisional dalam mengusir diari, padahal tidak hanya itu saja. Untuk daun jambu juga bisa menjadi alternatif bagi masalah bau mulut. Langkah menghilangkan bau mulut secara alami menggunakan daun jambu adalah dengan mengunyah beberapa daun jambu, selain bisa menghilangkan bau mulut, daun jambu juga bisa memutihkan gigi.

3. Mengkonsumsi Yoghurt

Kemudian, cara menghilangkan bau mulut secara alami adalah dengan mengkonsumsi yoghurt. Untuk yoghurt sendiri rendah lemak dan tidak ada kandungan gula di dalamya. Pada saat proses pembuatan yoghurt, ada bakteri yang mampu memperkecil perkembangan sulfat yang terdapat di dalam mulut.

4. Makan buah

Dan selain bermanfaat untuk melancarkan metabolisme, ternyata buah juga berperan aktif dalam menghambat aktivitas bakteri penyebab bau mulut. Seperti contohnya buah apel dengan kandungan polifenol yang ampuh untuk membasmi bakteri sekaligus membantu menghilangkan senyawa atau gas yang berbau seperti belerang pada mulut.

Untuk buah-buahan jenis lain yang kaya akan vitamin C seperti jeruk, stroberi, jambu, dan anggur dipercaya menghasilkan asam pada mulut guna mencegah bakteri berkembang biak.

Karena pada dasarnya, semua buah yang kaya akan berbagai vitamin dan nutrisi ini adalah salah satu cara praktis untuk menghilangkan bau mulut. Mengapa ? Ya,karena pada saat Anda mengunyah buah-buahan maka mulut akan memproduksi lebih banyak air liur, yang secara perlahan akan mengatasi bau mulut.

5. Bersihkan lidah ( membersihkan lidah tidak buat lidah baal )

Walaupun tidak memiliki sikat gigi, Anda masih bisa membersihkan area mulut, misalnya lidah, menggunakan alat penggosok lidah. Terdapat banyak bakteri yang bersembunyi di lidah dan bisa menjadi sarang penyebab bau mulut.

Dan untuk itu, gunakan alat pembersih lidah dengan cara menggosok dari bagian pangkal lidah yang paling dalam kemudian tarik hingga ke arah depan. Kemudian akhiri dengan berkumur selama beberapa kali. Lidah Anda pun akan bersih dan segar kembali.

6. Makan permen karet rasa mint ( mencegah asam lambung )

Menurut drg. Tripti Meysman, pendiri klinik gigi bernama CityTooth di Minneapolis, Amerika Serikat, makan permen karet bisa menjadi salah satu solusi cerdas untuk mengatasi bau mulut saat Anda tidak bawa sikat gigi.

Akan lebih baiknya, pilih permen karet rasa mint dan hindari permen karet dengan rasa manis. Karena, bakteri di dalam mulut bisa memakan kandungan gula yang terdapat dalam permen karet rasa manis, sehingga kemudian menghasilkan asam dalam mulut. Dalam kondisi asam pada mulut bisa merusak enamel gigi sekaligus menyebabkan aroma napas tidak sedap.

7. Gunakan obat kumur ( manfaat obat kumur )

Gunakanlah mouthwash bisa menjadi pertolongan pertama untuk membersihkan area mulut jika tidak memiliki sikat gigi. Yang selain ampuh untuk menyegarkan aroma napas berkat rasa mint yang terkandung di dalamnya, obat kumur juga bisa memberi perlindungan ekstra dalam menyingkirkan bakteri.

Agar mendapatkan hasil yang terbaik, pastikan Anda menggunakan obat kumur yang mengandung zat aktif guna membasmi bakteri penyebab bau mulut sehingga bisa mengurangi aroma napas yang tidak sedap.

8. Makan yogurt ( maag tidak boleh makan yogurt )

Yogurt dapat memperlancar kerja sistem pencernaan. Dan tidak hanya itu, bagi Anda yang sering mengalami masalah dengan bau mulut, yogurt bisa menjadi salah satu pilihan camilan atau minuman terbaik.

Karena pasalnya, yogurt memiliki kandungan probiotik yang ampuh menyingkirkan bakteri jahat di mulut serta menurunkan jumlah hidrogen sulfida yang dihasilkan oleh bakteri, yang mengakibatkan adanya bau khas dari mulut Anda.

Ingatlah, pilih yogurt plain tanpa rasa, ya, Jangan pilih yang rasa buah-buahan atau cokelat karena kandungan gulanya bisa jadi berlebihan.

9. Hindari makan makanan sumber bau mulut  ( Petai dan Jengkol )

Dengan tanpa Anda sadari, di balik rasa makanan yang enak ternyata ada beberapa makanan yang menjadi sumber bau mulut, seperti bawang putih, bawang merah, bawang bombai, petai, dan jengkol. Dan bahkan menggosok gigi dan berkumur dengan mouthwash pun tidak bisa membantu menyegarkan napas Anda.

Richard Price mengemukakan, seorang dokter gigi sekaligus juru bicara American Dental Association, senyawa penyebab bau mulut yang terkandung dalam makanan-makanan tersebut bertahan di mulut Anda, hingga kemudian masuk ke aliran darah dan paru-paru.

Jika Anda sedang tidak bawa sikat gigi, hindari makanan-makanan yang bisa menyebabkan bau mulut, ya.

10. Minum banyak air putih

Apakah pernah ketika baru bangun tidur Anda merasa ada aroma tidak sedap yang keluar dari mulut? Memang, itu disebabkan karena produksi air liur yang berkurang saat Anda tidur. Dengan produksi air liur yang sedikit ini memicu pertumbuhan bakteri, yang kemudian akan menghasilkan senyawa sulfur (belerang) sehingga menyebabkan bau tidak sedap dari mulut.

Itulah tadi cara yang paling sederhana dan mudah untuk dilakukan untuk mengatasi bau mulut yakni dengan minum banyak air putih, terlebih saat baru bangun tidur. Karena pasalnya, bakteri yang menyebabkan napas Anda berbau tidak sedap memiliki sifat anaerobik, artinya bakteri tersebut akan tumbuh subur dalam suasana yang kering.

Karena itu sebabnya, air putih berperan untuk membasahi sekaligus menyeimbangkan area dalam mulut Anda guna mengatasi pertumbuhan bakteri tersebut.


Perawatan Wajah Selama Musim Dingin

Perawatan Wajah Selama Musim Dingin

Kondisi kesehatan kulit memang sedikit banyak dipengaruhi oleh faktor cuaca. Tak hanya pada musim panas dimana kulit seringkali kering dan kusam. Tantangan di musim dingin pun tak kalah bermasalah. Pada saat musim dingin meski anda hanya berada di luar beberapa saat saja. Namun bisa dirasakan efek ini pada bagian kulit. Nah, dibawah ini mari simak perawatan wajah selama musim dingin.

Kondisi udara dingin selalu dihubungkan dengan kurangnya kelembaban di udara. Ditambah kencangnya angin yang dingin akan tentu membuat kulit kering menjadi lebih buruk.

Perawatan Wajah Selama Musim Dingin

Nah, oleh karenanya dibawah ini mari kita simak perawatan wajah selama musim dingin yang penting untuk disimak.

Untuk Si Kulit Kering

Untuk anda yang memiliki masalah dengan kulit kering, cuaca memang menjadi faktor yang paling besar dalam mempengaruhi kondisi kulit anda. Tak hanya pada musim panas, musim dingin seperti akhir tahun ini pun kulit anda bisa mungkin menunjukan gejala yang lebih parah.

Maka dari itu, cobalah untuk merawat wajah dengan lebih sering. Sebab pada saat perubahan cuaca kulit anda pun akan cenderung berubah. Untuk menjaga kelembapan wajah dengan baik, madu bisa menjadi alternatif yang baik yang bisa anda manfaatkan.

Racikan madu dicampur dengan kenari yang telah dihancurkan dapat dimanfaatkan sebagai masker wajah. Kenakan selama 5 sampai dengan 7 menit pada wajah. Lalu setelah itu, anda akan dapat membilasnya menggunakan air dingin, Kulit akan lebih lembab dan lembut tentunya.

Untuk Si Kulit Berminyak

Mereka yang bermasalah dengan kulit berminyak biasa akan membutuhkan ketelatenan seseorang lebih sering membersihkannya. Akan tetapi demikian, pastikan pula untuk menggunakan produk dengan bahan yang ringan. Agar demikian, wajah anda tidak lebih buruk dengan tumpukan minyak yang berlebih.

Cara ini dilakukan utnuk menjaga penyumbatan pori-pori yang akan dapat menyebabkan munculnya jerawat. Untuk membersihkan kotoran pada wajah, anda juga bisa menggunakan scrub buatan sendiri. Contohnya, manfaatkan oatmeal agar wajah lebih lembut dan kotoran dari pori bisa terangkat dengan mudah.

Untuk Si Kulit Sensitif

Kulit sensitif biasanya membutuhkan perawatan yang gampang-gampang susah. Pasalnya, penanganan yang salah akan mungkin membuat masalah pada kulit mudah muncul dan menyerang. Hal inilah yang perlu diperhatikan dengan baik agar jangan sampai perawatan wajah kulit sensitif berakhir menjadi masalah yang besar.

Anda bisa menggunakan pelembab dengan formula yang ringan dan cocok untuk jenis kulit anda. Hindari bahan pelembab dengan kandungan minyak yang terlalu berlebihan atau kandungan alkohol sebagai pembersih. Sebab hal ini hanya akan memicu kemerahan pada kulit wajah.

Untuk Si Kulit Normal

Meski kulit wajah anda normal namun terkadang pada saat musim dingin gangguan pada kulit seringkali muncul dan hal ini memberikan kondisi yang tidak nyaman. Apabila tidak ditangani dengan cepat maka hal ini akan mungkin menyebabkan masalah. Adapun untuk mengatasi permasalahan ini anda akan dapat mengaplikasikan pelembap pada wajah dengan merata.

Pelembab

Gunakanlah pelembab dengan kandungan yang aman dan sesuai jenis wajah agar memberi kesan wajah yang halus dan bersinar.

Pada saat musim dingin, pelembab wajah adalah salah satu item kecantikan yang wajib digunakan. Karena pada pasalnya dapat mencegah dehidrasi pada kulit, serta dapat mencegah kulit berminyak semakin parah pada pergantian cuaca yang ekstrem.

Disaat riasan terlihat lebih bercahaya, sebaiknya gunakan pelembab berbentuk lotion atau serum yang membantu mengembalikan kelembutan kulit.

Krim Tabir Surya

Walaupun sepanjang hari akan diguyur hujan, Anda tidak boleh melupakan manfaat tabir surya. Iangat jangan lupakan untuk melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari meskipun hari sedang berawan.

Dengan krim sunblock yang mengandung UV A sangat disarankan pada saat musim hujan. Sehingga keseimbangan PH dapat tetap terjaga.

Scrub Minyak Mawar

Scrub wajah menggunakan minyak mawar selama musim dingin. Dengan perawatan menggunakan ramuan alami ini dapat mengangkat sel-sel kulit mati yang dapat membuat wajah tetap lembut. Dengan scrub unik ini juga dapat mencegah kerusakan sel penetralan radikal pada kulit wajah.

Tetap gunakan produk perawatan wajah anda dengan merata. Terutama pada saat anda hendak pergi keluar rumah dengan begini maka kelembapan kulit akan tetap terjaga dengan baik.

Kondisi udara dingin selalu dihubungkan dengan kurangnya kelembaban di udara. Dan ditambah kencangnya angin dingin, dan itu akan pasti membuat kulit menjadi kering.

Berani berada diluar : 

• Gunakanlah pelembap yang mengandung SPF 15 atau lebih, untuk membantu melindungi kulit Anda agar tidak rusak akibat sinar UV. Ini sangat penting terutama jika ada salju di jalan, yang dapat memantulkan cahaya matahari.
• Lindungi kulit dengan menggunakan topi, syal dan sarung tangan.
• Gunakanlah kacamata hitam saat matahari terik atau udara dingin untuk melindungi area mata dan hindari memicingkan mata untuk membantu mengurangi kerutan (tambahan garis halus di area mata).

Tips untuk di rumah :

• Gunakanlah humidifier, untuk membantu melembabkan udara dalam ruangan – udara di dalam ruangan juga kering seperti udara dingin diluar.
• Mandi dengan cepat dan menggunakan air hangat. Jangan mandi dengan waktu yang lama dan menggunakan air panas (seberaa nyaman pun perasaan Anda), bisa membuat kulit menjadi kering dan membutuhkan banyak pelembab.
• Gunakan cleanser wajah, hindari sabun biasa, ini untuk membantu mengangkat make up dan kotoran di wajah tanpa mengurangi minyak natural yang terdapat di dalam kulit.
• Gunakanlah body wash yang mengandung pelembab dan langsung aplikasikan body lotion setelah mandi. Kalau Anda sedang terburu-buru, tambahkan shower body lotion. Ini merupakan cara yang cepat dan mudah untuk di aplikasi.
• Menggunakan pelembab pada malam hari dapat membantu kulit agar tetap lembab dan lentur. Dengan mencari pelembab yang mengandung glycerin (agar kulit lembab), petrolatum (menghindari kulit kekurangan kelembapan), dan  Niacinimide (membantu meningkatkan kelembapan kulit secara natural) agar hasilnya optimal.
• Gunakan pelembap bibir. Walaupun Anda mendapati bahwa sepertinya kulit tangan dan wajah Anda sama sekali tidak mengalami kerusakan pada musim dingin, ada kemungkinan bahwa kulit yang lebih sensitif pada bibir Anda dapat mengalami kekeringan, pecah-pecah, atau terkelupas. Agar mencegahnya, cobalah untuk menggunakan pelembap bibir (atau bahan alternatif lainnya seperti ChapStick, pengilap bibir, dsb.), yang berfungsi berdasarkan prinsip yang sama dengan losion dan balsam untuk kulit Anda. Jikalah perlu, Anda bahkan bisa menggunakan balsam kulit kental berkualitas paling tinggi (seperti vaseline atau produk-produk yang mengandung lilin tawon atau shea butter) pada bibir Anda untuk memperoleh hasil yang sama, meski Anda akan merasa kurang nyaman.

Janganlah percayai mitos yang mengklaim bahwa pelembap bibir mengandung bahan adiktif atau kaca tanah; mitos tersebut sudah terbukti salah

Gunakanlah tips-tips ini dalah rutinitas Anda, untuk mendapatkan kulit yang halus, cerah bersinar dan sehat sepanjang musim dingin.

 

Penyebab dan Cara Mencegah Gigi Kuning

Inilah Penyebab Gigi Kuning

Apakah anda tau, apa Penyebab Gigi Kuning – apakah anda memiliki masalah dengan gigi kuning? Jika ya, sebaiknya anda jangan abaikan hal ini karena dapat berpengaruh dalam melakukan sosialisasi. Karena kebanyakan orang tidak merasa PeDe (Percaya Diri) jika  gigi mereka tampak kuning dan memilih untuk menutupinya.

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk menggigit, mengunyah, memotong makanan. Agar senantiasa fungsi gigi dapat berfungsi secara optimal maka menjaga dan merawatnya merupakan cara yang patut diperhatikan. Salah satu masalah yang sering timbul pada gigi yaitu perubahan pada warna gigi yaitu menjadi kuning.

Memiliki gigi kuning memang sangat mengganggu penampilan, terlebih jika akan bertemu dengan orang banyak rasanya ingin diam saja. apakah penyebab gigi kuning ? simak uraian berikut ini.

Inilah penyebab gigi kuning 

1.  Faktor Genetik

Faktor genetik atau faktor keturunan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah seperti ini. Hal ini jika salah ada keluarganya yang memiliki gigi kuning, maka keturunannya memiliki resiko yanglebih tinggi terkenan masalah gigi yang satu ini. Tapi sayang sekali faktor yang satu ini tidak dapat dihindari ataupun di obati, sama halnya jika hal ini disebabkan karena faktor penuan.

2.  Faktor Penyakit

Salah satu penyakit yang dapat mempengaruhi warna gigi yaitu diabetes.

3.  Konsumsi Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat tertentu yang mempengaruhi tampilan warna gigi menjadi lebih kuning. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter tentang efek samping obat yang dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit yang anda derita. Salah satu contok obat yaitu antibiotik tetrasilkin.

4.  Rokok

Rokok merupakan penyebab utama terjadinya perubahan pada warna gigi. Hal ini dikarenakan kandungan zat kimia yang terdapat pada rokok menyebabkan perubahan warna gigi menjadi kuning kecokelatan. Nah jika ingin merupakan suatu sebab yang mempengaruhi tampilan gigi, sebaiknya hentikan kebiasan buruk merokok. Karena selain menyebabkan gigi kuning, rokok juga dapat mengganggu kesehatan tubuh.

5.  Jarang Menggosok Gigi

Sebenarnya faktor yang satu ini dipengaruhi karena kurangnya merawat kebersihan dan kesehatan gigi sehingga secara bertahap gigi akan berubah menjadi kuning. Sikat gigi minimal 2 kali dalam sehari, agar kesehatan dan kebersihannya terlindungi.

6.  Faktor Makanan & Minuman

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang mempengaruhi tampilan warnanya. Hindari secara berlebihan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafeit ataupun alkohol, seperti (kopi, teh, anggur merah, kentang, permen karet dll). Kurangi konsumsi makanan tersebut untuk mengembalikan warna putih alaminya.

7. Minuman berkarbonasi

Dengan minuman bersoda yang berwarna gelap bersifat asam dan kaya akan kromogen menjadikan minuman berkarbonasi sangat mudah menguningkan

8. Buah berwarna terang

Denngan buah-buahan warna yang sangat terang dapat meninggalkan noda di gigi. Bukan hanya buahnya, makanan olahan dari buah-buahan tersebut, seperti jus atau kue, berpotensi sama. Untuh buah-buahan kategori ini antara lain, bluberi, tomat, blackberry, cranberry, ceri, anggur dan

9. Permen

Berbagai jenis permen dengan pewarna buatan adalah salah satu penyebab noda gigi, apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Dengan tanda permen mampu meninggalkan noda adalah dengan melihat warna yang tertinggal pada lidah setelah kita memakannya.

10. Kesehatan gigi yang buruk

Bukan menyikat gigi dan tidak melakukan flossing secara rutin, akan membuat gigi kian akrab dengan noda. Pada kedua kebiasaan di atas wajib dilakukan, agar sisa makanan atau minuman penyebab noda tidak tertinggal dan menempel lama pada gigi, sehingga menjadi penyebab gigi kuning.

11. Penambah rasa 

Untuk kecap, cuka dan saus juga bisa membuat warna gigi berubah. Disaat Anda menggunakannya terlalu banyak dalam memasak, jangan heran jika Anda menemukan gigi Anda jadi lebih menguning, meski Anda tidak merokok atau minum kopi dan soda.

12. Berbagai rempah-rempah 

Ada beberapa rempah-rempah seperti kunyit, cabai atau rempah kari rempah-rempah bisa menghitamkan gigi Anda, karena mereka mudah melekat pada enamel. Itulah sebabnya, mengapa sebaiknya Anda menyikat gigi segera setelah memakannya.

13. Jus buah 

Meskipun dalam banyak hal, jus lebih baik dari kopi, tapi dalam hal mengubah warna gigi - mereka memiliki efek yang sama. Untuk jus sendiri mengandung kualitas asam yang dapat mengikis enamel Anda. Tetapi, ini berlaku untuk jus dalam kemasan, bukan jus segar buatan sendiri.

14. Wine 

Minuman wine merah dan putih mengandung tanin dan polifenol, yang berkontribusi terhadap perubahan warna gigi menjadi lebih kusam. Yang selain itu, anggur putih memiliki sifat asam yang dapat mengikis enamel Anda jika Anda meminumnya terlalu sering.

15. Usia

Dengan seperti halnya tak ada yang bisa mencegah kita dari penuaan., kita juga bisa tak bisa mencegah gigi kuning seiring bertambahnya usia. Pada umur seseorang bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi menguningnya gigi ya ladies. Jika semakin bertambah usia, makin tinggi pula risiko gigi menguning. Itu karena banyaknya aktifitas mengunyah dan sisa-sisa zat yang menempel pada enamel gigi.

16. Terlalu banyak pakai fluoride

Ada salah satu bahan yang terkandung dalam pasta gigi adalah fluoride. Pada fluoride memang sangat bagus untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Tetapi, bukan berarti semakin banyak kamu menggunakan sikat gigi berfluoride tinggi akan makin baik ya, Ladies! Justru sebaliknya, ini akan menyebabkan gigi jadi kuning. Dengan menguningnya gigi akibat terlalu banyak penggunaan fluoride disebut dengan istilah fluorosis.

Bagaimana Cara Mencegahnya ?

Ada beberapa cara pencegahan gigi kuning di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mencegah terbentuknya noda pada gigi.

1. Tingkatkan kebersihan gigi

Dengan membersihkan gigi secara teratur, dengan cara menyikat dan flossing, setelah makan. Dan selain itu, pastikan mengunjungi dokter gigi tiap enam bulan sekali.

2. Gunakan sedotan

Dengan memakai sedotan saat mengonsumsi jus, minuman berkarbonasi, dan teh bisa mengurangi noda gigi. Dan dengan begini minuman bisa langsung tertelan dan minim kontak dengan gigi.

3. Berkumur

Dengan berkumur lebih aman dilakukan setelah makan daripada langsung menyikat gigi. Dan selain berkumur, mengunyah permen karet tanpa gula juga bisa dilakukan agar noda tidak bertahan lama di gigi.

4. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman penyebab gigi kuning

Mungkin sulit untuk menghilangkan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman di atas, secara sekaligus. Anda bisa mencoba dengan mengurangi konsumsinya. Misalkan saja selama ini Anda terbiasa mengonsumsi minuman berkarbornasi, maka menguranginya menjadi seminggu sekali, bukan hal yang terlalu sulit, bukan? Demikian juga dengan merokok. Ingatlah, mengurangi kebiasaan merokok bukan hanya akan baik untuk kesehatan mulut dan gigi, tapi juga untuk jantung dan paru-paru Anda.

5. Perawatan yang Bisa Dilakukan

Jikalah perubahan warna gigi sudah terjadi, beberapa tindakan berikut bisa dilakukan.
Konsultasikan pada dokter gigi mengenai teknik yang tepat saat menyikat gigi dan melakukan
Hindarilah makanan dan minuman yang bisa menyebabkan noda di gigi.
Lakukan proses memutihkan gigi, baik secara mandiri maupun dengan bantuan dokter.

6. Melakukan pewarnaan atau pelapisan gigi, di dokter gigi.

Jaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin membersihkannya. Selain itu, untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, Anda juga perlu rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Mulai sekarang rajinlah untuk menggosok gigi, flossing dan ubah pola hidup anda. Jika gigi anda masih saja kuning setelah menerapkan cara diatas, maka sebaiknya konsultasikan lebih lanjut pada dokteri khusus.

 

Tips Mengatasi Bibir Pecah-Pecah dan Kering

Tips Mengatasi Bibir Pecah-Pecah dan Kering

Yang selain mengganggu penampilan, kondisi ini juga membuat bibir terasa sakit, tidak nyaman, bahkan mungkin bisa berdarah. Ada kebanyakan orang mengira, bibir pecah-pecah hanya muncul saat musim panas atau musim kemarau. Dan padahal, bibir pecah-pecah bisa juga dialami saat musim hujan. Tentang kondisi ini, perlu diketahui bahwa bibir memiliki kondisi unik dibandingkan dengan bagian kulit lainnya. Pada bagian ini tidak dibekali kelenjar minyak untuk menjaga kelembapan.

Dengan Tips Mengatasi Bibir Pecah-Pecah dan Kering adalah tips penting mengingat banyak sekali yang mengalami masalah sekitar bibir ini. Sehingga kecantikan wajah anda akan memudar kala bibir anda menjadi kering dan pecah-pecah. Kondisi ini biasanya terjadi ketika dalam keadaan berpuasa karena faktor air yang dimasuk dalam tubuh. Tetapi demikian anda bisa mengatasi bibir pecah-pecah dengan beberapa tips sederhana dari blog kecantikan ini.

Bibir yang kering dan pecah bisa disebabkan karena anda suka menjilat bibir dengan lidah, atau karena faktor cuaca yang kurang menentu seperti musim dingin atau kondisi sedang berpuasa. Ini ada beberapa tips yang penting kami jabarkan untuk anda yang sedang mengalami bibir pecah-pecah.

Tips Atasi Bibir Kering dan Pecah

1. Hindari menjilat bibir

Menjilati bibir adalah kebiasaan anak-anak yang segera anda hentkan. Ataupun terkadang anda berpendapat bahwa bibir kering akan nyaman dan lembab dengan menjilatnya. Dan padahal dengan menjilat bibir maka bibir akan semakin keringkarena minyak alami bibir hilang akibat liur yang dijilat tadi.

Untuk lebih baik anda menggunakan lip balm pahit agar anda bisa menghentikan kebiasaan menjilat bibir anda.

2. Mengkonsumsi cukup air putih

Memilki kekurangan air atau dehidrasi menjadi faktor lain dalam menghilangkan kelembaban bibir sehingga menjadi pecah-pecah. Kalau dalam hari hari puasa maka konsumsi air putih harus banyak-banyak terutama ketika sahur dan ketika berbuka puasa.

3. Hindari minuman berkafein dan alkohol.

Dengan minum berkafein serta alkohol, dan merokok tidak hanya buruk bagi kesehatan tetapi juga bisa membuat kulit menjadi kasar dan hilang kelembutannya. Merokok bisa membuat minyak alami pada bibir menghilang, dan bahkan membuat bibir menjadi hitam.

4. Menggunakan Pelembab bibir

Untuk pelembab bibir terkadang juga dibutuhkan bagi anda yang sedang mengalami bibir kering seperti sedang berpuasa, maka gunakan saja pelembab bibir sesuai dengan keperluan anda.

5. Bersihkan bibir menjelang bobok

Jika sebelum anda bobok atau tidur maka terlebih dahulu bersihkan bibir anda dengan menggunakan handuk kecil yang telah lebih dulu anda rendam dengan air hangat. Dan kemudian gosokkan secara hati-hati pada bibir anda dan setelah itu gunakan pelembab bibir untuk menutrisi bibir anda.

6. Oleskan madu untuk melembabkan bibir

Unntuk sebagai alternatif lip balm, kamu bisa mengoleskan untuk mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Kandungan madu memiliki sifat anti bakteri dan mampu melembabkan bibirmu. Usahakanlah untuk menggunakan madu yang asli ya, karena madu palsu banyak mengandung campuran gula.

7. Rajin melakukan scrub bibir

Lakukanlah scrubbing pada bibir termasuk satu hal yang penting kamu lakukan, karena dapat mengangkat kulit mati dan mengurangi pecah-pecah pada bibir. Sehingga kamu bisa membuat scrub bibir alami sendiri dirumah dengan menggunakan madu dan gula pasir. Campurkanlah 2 sdm gula pasir dengan 1 sdt madu, aduk rata lalu oleskan pada bibir.

8. Banyak makan buah dan sayur

Buah-buahan dan sayur-sayuran adalah makanan yang sehat, kamu pasti setuju kan? Perbanyak makan buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C kalau bibirmu terasa kering dan mulai pecah-pecah. Buah Apel, jeruk, pepaya, brokoli, kubis, dan kembang kol adalah contoh beberapa buah dan sayur yang banyak mengandung vitamin C.

9. Hindari memakai lipstick matte

Psds saat ini memang sedang menjadi trend penggunaan lipstick matte di kalangan para cewek, karena warnanya pekat dan menempel tahan lama di bibir. Tetapi lipstik jenis ini tidak mengandung pelembab sehingga dapat menyebabkan bibir kamu kering. Menggunakan lipstik jenis ini sangat tidak dianjurkan jika bibirmu sedang kering dan pecah-pecah.

10. Hindari pemicu alergi

Untuk sebisa mungkin hindari kontak langsung dengan bahan-bahan yang bisa memicu alergi. Ada sebagian orang rentan alergi terhadap produk parfum, pewarna, kosmetik, atau produk perawatan kulit. Jagalah tingkat kelembapan Untuk menjaga kelembapan pada bibir, penting untuk cukup minum air putih, agar tubuh termasuk bibir tetap terhidrasi. Jika perlu, pasanglah pelembap udara di ruangan. Bernapaslah melalui hidung Beberapa orang mungkin lebih suka bernapas memakai mulut daripada hidung mereka. Dari kebiasaan bernapas dengan mulut ini sebaiknya dihindari karena dapat memperburuk kondisi bibir pecah-pecah.

11. Hindari pemakaian obat-obatan tertentu

Terdapat beberapa obat dapat menimbulkan efek samping berupa bibir pecah-pecah. Untuk obat-obatan yang digunakan untuk mengobati depresi, cemas berlebih, alergi, rasa nyeri, jerawat, dan masalah penapasan, bisa menyebabkan bibir pecah-pecah. Jika sangat mengganggu, bisa mempertimbangkan alternatif obat lain. Meskipun bibir pecah-pecah dapat sembuh dengan sendirinya, namun pada beberapa orang, hal tersebut bisa berubah menjadi kian parah. Dan jika sudah parah, bibir pecah-pecah bisa berubah menjadi cheilitis atau peradangan pada bagian permukaan bibir.

12.Jangan sering menggigit bibir

Itu adalah salah satu kebiasaan jelek yang suka dilakukan para cewek saat bibirnya kering dan pecah-pecah, padahal hal ini bisa membuat bibir menjadi luka dan berdarah. Biarkanlah bibir kering mengelupas dengan sendirinya, jangan digigiti supaya tidak menimbulkan luka yang malah makin membuat bibirmu pecah-pecah dan perih.

Bahan-Bahan alami untuk mengatasi kekeringan dan pecah-pecah pada bibir

A. Lidah Buaya
Tidak hanya bagus untuk perawatan rambut, gel alami dari lidah buaya adalah bahan alami yang efektif untuk mengatasi bibir yang kering. Tanaman lidah buaya punya khasiat untuk menyembuhkan iritasi, seperti yang terjadi pada bibir yang pecah-pecah. Mengunakan gel lidah buaya pada bibir akan memberikan rasa dingin, juga membantu melembabkan bibir dan mencegah bibir pecah bertambah parah.

B. Mentimun
Buah renyah dengan kandungan air yang cukup banyak ini, termasuk yang banyak dimanfaatkan untuk menyegarkan kulit. Untuk buah mentimun juga akan memberikan rasa segar pada bibir dan mengidrasinya agar tidak kering lagi. Cukuplah iris tipis buah mentimun, kemudian tempelkan potongan dan menggosokkannya di bibir selama bebera menit. Selanjutnya tinggal dibilas bibir dengan air bersih.

C. Mentega
Terdapat kandungan minyak alami pada mentega akan melembabkan bibir kita layaknya lip balm. Dari tekstur mentega yang lembut seperti pasta akan memudahkan kita mengaplikasikannya pada bibir yang kering. Ada beberapa vitamin seperti vitamin A, E dan selenium dalam mentega yang berfungsi sebagai anti oksidan akan membantu menutrisi bibir kita. Dan jika hendak menggunakan mentega sebagai pelembab bibir, sebaiknya diaplikasikan pada malam hari sebelum tidur agar mentega dapat terserap dengan baik.

D. Minyak Kelapa
Dalam cuaca dingin, minyak kelapa bisa jadi bahan alami yang efektif untuk mengembalikan kelembaban bibir dan mencegahnya agar tidak pecah-pecah. Kandungan asam laurat dalam minyak kelapa berfungsi sebagai pelembap sekaligus efektif mengurangi peradangan dan melawan bakteri. Cukup oleskan minyak kelapa pada bibir. Dan sebaiknya lakukan pada malam hari ya Teens, agar bibir dapat menyerap lemak alami dan kandungan minyak kelapa dengan optimal.

Pengobatan Jerawat Secara Medis


Pengobatan Jerawat Secara Medis

Pada artikel kali ini saya akan membahas tentang pengobatan jerawat dan perawatan lanjutan yang sebaiknya dilakukan untuk kulit berjerawat. Pada artikel sebelumnya, saya sudah menjelaskan tentang definisi jerawat, penyebab, dan proses terjadinya jerawat. Daripada penasaran, yuk kita simak lebih lanjut penjelasan di bawah ini!

Apa tujuan pengobatan jerawat ?

Tujuan pengobatan jerawat adalah membuka sumbatan pada pori, mengurangi produksi sebum, dan menghilangkan koloni bakteri.

Sesuai dengan proses terjadinya jerawat yang sudah dibahas sebelumnya, maka cara mengobati jerawat disesuaikan dengan proses-proses tersebut.

1. Menormalkan proses keratinisasi/eksfoliasi

   Langkah pertama untuk mengontrol jerawat adalah dengan mencegah keratinosit (sel kulit mati) agar tidak menggumpal. Hal ini dapat dicapai dengan penggunaan retinoid. Retinoid juga dapat menghilangkan komedo dan mencegah munculnya komedo baru. Tretinoin dijadikan terapi awal jerawat karena membantu membuka sumbatan pori dan membantu agar antibiotik dapat menembus pori.
  Pasien dengan jerawat kistik atau yang tidak respon dengan pengobatan lain dapat diberikan retinoid oral, seperti isotretinoin. Golongan obat ini merupakan satu-satunya yang dapat menormalkan proses keratinisasi dan mengurangi kerja kelenjar sebasea. Bahkan produksi sebum dapat berkurang hanya dalam waktu 2 minggu setelah pengobatan. Namun perlu diingat bahwa golongan ini bersifat teratogenik (dapat menyebabkan cacat janin), sehingga tidak boleh dikonsumsi oleh wanita hamil.


2. Membasmi/mengurangi bakteri P.acnes

   Antibiotik atau benzoyl peroxide mengurangi populasi bakteri sehingga respon peradangan akan berkurang. Antibiotik yang sering digunakan adalah erythromycin dan clindamycin. Benzoyl peroxide membunuh bakteri dengan menghasilkan radikal bebas pada folikel rambut, sehingga dapat juga mempercepat penuaan kulit. Sodium sulfacetamide dan sulfur juga digunakan sebagai antibakteri.

3. Membersihkan kotoran yang menyumbat pori

   Bahan komedolitik, seperti asam salisilat (BHA) dan AHA, bekerja mengurangi sumbatan pori. BHA lebih efektif mengurangi jumlah komedo daripada AHA. Selain menggunakan 2 bahan tersebut, dapat juga dilakukan ekstraksi komedo untuk membersihkan sumbatan pori.

4. Melawan respon peradangan

  Penggunaan produk antiradang, seperti asam salisilat, merupakan cara yang efektif untuk mengurangi jerawat. Obat antiradang steroid, baik injeksi maupun topikal (oles), menyimpan efek samping yang cukup serius, seperti steroid acne. Namun pada kondisi tertentu seperti jerawat kistik yang parah dan scarring, steroid oral atapun suntikan pada jerawat dapat diberikan. Penggunaan peeling BHA juga dapat dilakukan.

5. Mengurangi kadar sebum

  Penggunaan retinoid dapat mengurangi aktivitas kelenjar sebasea. Selain itu, penggunaan kontrasepsi oral (pil KB) dapat membantu menstabilkan hormon pada wanita.

Sedangkan bila ditinjau dari derajat keparahannya, terdapat beberapa klasifikasi jerawat, yaituv:

Jerawat ringan: <20 komedo, atau <15 lesi radang, atau total lesi <30 buah.
Jerawat sedang: 20-100 komedo, atau 15-50 lesi radang, atau total lesi 30-125 buah.
Jerawat berat: >5 kista, atau komedo >100, atay lesi radang >50, atau total lesi >125 buah.

Berdasarkan pembagian tersebut, ada terapi khusus pada tiap-tiap derajat :

a. Jerawat Ringan
- Antibiotik topikal (oles) yaitu clindamycin dan erythromycin.
- Gel benzoyl peroxide
- Retinoid topikal
Proses pengobatan dapat memakan waktu hingga berbulan-bulan.

b. Jerawat Sedang
Pengobatannya sama dengan jerawat ringan, hanya saja ditambahkan antibiotik oral (minum), yang dapat diberikan adalah minocycline atau doxycycline. Pada wanita, kadang dapat diberikan estrogen oral dan progesteron (contohnya pil KB) untuk mengontrol jerawat. Pada jerawat yang cukup besar dan meradang, dapat diberikan suntikan steroid langsung pada jerawat.

c. Jerawat Parah
Selain terapi topikal di atas, ditambahkan isotretinoin oral untuk jerawat kistik atau tipe konglobata (sangat parah) atau jerawat yang bandel walaupun sudah diobati sebelumnya. Retinoid berfungsi menghambat kelenjar sebasea dan proses keratinisasi. Sebagian besar pasien yang diobati dengan isotretinoin dapat sembuh sempurna.

Nah, setelah menyimak cara mengatasi jerawat, berikut saya akan menjelaskan prinsip dasar perawatan wajah berjerawat.

Perawatan untuk kulit berjerawat

Pagi
1. Mencuci wajah dengan pembersih lembut yang mengandung 2% asam salisilat.
2. Mengoleskan antibiotik atau azelaic acid.
3. Mengoleskan sunscreen SPF 45 dan krim pelembab (jika kulit terlalu berminyak, pilihlah lotion atau gel).

Malam
1. Mencuci wajah dengan pembersih asam salisilat yang sama dengan perawatan pagi.
2. Mengoleskan retinoid topikal.
Dokter dapat menambahan peeling asam salisilat, antibiotik oral, retinoid oral, ataupun pil kontrasepsi (tergantung kondisi kulit masing-masing).

6. Ada perawatan wajah untuk meregenerasi kulit dan menghilangkan bekas jerawat.

Untuk kamu yang pingin benar-benar terbebas dari si bekas jerawat bisa coba cara medis yang satu ini. Menurut kimia merupakan salah satu pengobatan bekas jerawat yang bisa kamu dapatkan di klinik kecantikan. Untuk biasanya dokter akan memberikan sapuan bahan kimia ini pada wajah terutama di area sekitar bekas jerawat.

Untuk pengobatan ini bisa mengurangi si jerawat dangkal karena proses inflamasi atau hiper pigmentasi di sekeliling jerawat yang telah sembuh. Namun, untuk kulit yang sensitif terkadang akan menjadi memerah dan mengelupas selama beberapa hari. Dan dengan melakukan perawatan kulit ini secara rutin, bekas jerawat dijamin bisa berkurang.

7. Dan lewat satu kali perawatan dermabrasi, dijamin bekas jerawat di mukamu akan langsung pergi.

Untuk dermabrasi merupakan proses operasi demi bisa mengangkat jaringan kulit luar yang memiliki bekas jerawat. Namun, jangan khawatir dulu karena ini hanya proses operasi kecil yang bisa selesai hanya dengan hitungan menit hingga satu jam. Dan biasanya pula hanya membutuhkan satu kali perawatan saja kecuali bekas luka yang dimiliki cukup dalam.

Dan daerah yang akan diobati diberi bius lokal oleh dokter ahli sehingga kamu tak akan merasakan sakit. Selanjutnya, dokter akan mengikis kulit yang merupakan bekas dari jerawat menggunakan sikat khusus yang diberi nama dermabrator. Biasanya setelah menjalani operasi, wajah akan bengkak dan memerah. Gak papa kok, karena biasanya dalam waktu satu hingga dua minggu akan sembuh dan bisa kembali normal. Untuk perawatan yang satu ini cocok untukmu yang memiliki bekas jerawat berbentuk parut, bopeng, maupun berlubang. Berminat?

Perawatan jerawat memang membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Tidak ada hasil yang instant. Jika kondisi jerawat sudah terlalu berat, sebaiknya konsultasikan ke dokter agar segera mendapat terapi secepatnya. Terapi yang terlambat akan memperbesar risiko terjadinya scar permanen yang susah dihilangkan.

Selain pengobatan dari dokter, alangkah baiknya jika dibantu dengan perbaikan kebiasaan sehari-hari, seperti mencuci muka dengan benar, mengurangi pemakaian kosmetik yang dapat menyumbat pori, tidak sering memegang kulit wajah terutama jika tangan dalam kondisi kotor, serta menghindari stress. Kondisi kulit yang prima dapat dibantu dengan asupan makanan yang seimbang. Perbanyaklah konsumsi buah dan sayuran serta minum air putih yang cukup.
Di artikel berikutnya saya akan menjelaskan lebih jauh tentang luka bekas jerawat. Jadi, stay tune ya di blog ini. Sampai jumpa, semoga bermanfaat. ?

Pendapat Saya : The Saem 99% Jeju Fresh Aloe Soothing Gel


Halo semua !
Setelah sekian lama ingin coba bikin review skincare, akhirnya jadi juga review produk pertamaku. Kalau aku suka banget pakai produk aloe vera, sejak keracunan produk aloe vera-nya Nature Republic. Aloe vera gel mempunyai banyak manfaat. Dan untuk tanaman berduri ini sudah dimanfaatkan sejak berabad-abad lalu, dan sekarang dipakai luas dalam bidang dermatologi.

Tentunya Aloe vera punya banyak manfaat, antara lain antiinflamasi, moisturizing, antiseptik, antiaging, dan mempercepat penyembuhan luka. Dan semua manfaat ini didapat dari banyaknya kandungan bahan aktif yang terkandung dalam aloe vera. Tidak nanggung-nanggung, ada sekitar 75 bahan aktif di dalam tanaman yang punya nama latin Aloe barbadensis ini.

Baik, untuk posting skincare pertamaku, aku mau bahas tentang produk dari The Saem, yaitu The Saem 99% Jeju Fresh Aloe Soothing Gel. Dalam produk ini digadang-gadang sebagai pesaing aloe vera Nature Republic, karena selain kandungan aloe veranya yang lebih banyak yaitu 99% (Nature Republic hanya 92%), produk dari The Saem ini juga bebas alkohol.

Aku membelinya seharga Rp 107.000 di sebuah marketplace di Indonesia. Merekalah menjamin keaslian produk ini, karena dibeli langsung di counter The Saem. Menurutku harga segitu murah banget untuk produk sebanyak ini. Totally worth to buy.

Selain itu produk ini multifungsi banget. Bisa digunakan sebagai pelembab untuk wajah, badan, menyuburkan rambut (baik rambut kepala ataupun rambut alis), sebagai vitamin kuku, dan berbagai manfaat lain yang gak bisa kusebutkan satu persatu.

Kemasan

Kemasannya jar berwarna hijau yang transparan. Ukurannya cukup besar dan isinya banyak banget, 300 mL. Di belakang kemasan terdapat expired date dan keterangan produk dalam bahasa Korea, Inggris, dan Indonesia. Dengan kemasan seperti ini, tentu saja gak travel-friendly banget. Akhirnya aku memindahkannya ke pot kecil untuk penggunaan sehari-hari dan dibawa bepergian.
Namun sebelum dibuka, aloe vera ini dibungkus plastik tipis untuk menjaga keutuhan kemasannya.

Jika setelah membuka tutupnya, ada lid yang memisahkan dan menahan agar gelnya tidak keluar. Sayang banget produk ini tidak memberikan spatula, alhasil aku pakai sendok bersih dan kering untuk memindahkan isinya ke pot kecil.

Komposisi

Terdapat satu hal yang menarik perhatianku untuk mencoba produk ini adalah tentu saja komposisi aloe veranya yang 99%! Yah walaupun kadang masih agak mikir-mikir juga, apa betul 99%? Artinya bahan campuran lainnya cuma 1% doang? hmm well let's try..

Ingredients:

Yaitu Aloe barbadensis leaf extract, glycerin, portulaca oleracea extract, ocimum basilicum (basil) leaf extract, origanum vulgare leaf extract, salvia officinalis (sage) leaf extract, mentha viridis (spearmint) extract, melissa officinalis extract, saccharomyces/caragana scinica root ferment extract, simmondsia chinensis (jojoba) seed extract, hippophae rhamnoides extract, juglans regia (walnut) seed extract, persea gratissima (avocado) fruit extract, chamomilla recutita (matricaria) leaf extract, urtica dioica (nettle) itu extract, cnidium officinale root extract, angelica dahurica root extract, asarum sieboldi root extract, morus alba root extract, eclipta prostrata extract, polysorbate 20, carbomer, phenoxyethanol, chlorphenesin, potassium hydroxide, disodium EDTA, betaine, butylene glycol, perfume.

Aloe barbadensis leaf extract berada di urutan pertama dari daftar komposisi. Dan artinya memang bahan utama produk ini adalah aloe vera. Kemudian diikuti glycerin yang berfungsi sebagai emollient.

Jika dilihat banyak banget ya plant extract yang digunakan pada produk ini, jadi aku gak akan menjelaskannya satu persatu. Secara umum, plant extract tersebut berfungsi sebagai antiinflammatory, antioxidant, moisturizer, dan astringent. Bahan-bahan campuran lain seperti preservatives dan perfume masih tergolong aman untuk kulit kita. Untuk penjelasan lengkapnya bisa dilihat di sini.

Tekstur

Produk ini teksturnya gel bening yang wanginya segar dan tidak menyengat. Pada saat diaplikasikan ke kulit, terasa ada sensasi soothing dan sejuk. Dan menurutku pemakaian gel ini akan lebih mantap kalau dimasukkan ke kulkas terlebih dahulu, jadi sensasi dinginnya benar-benar terasa??

Swatch

Gel ini terasa ringan dan cepat menyerap. Setelah dioleskan, kulit terasa lembab dan halus, tidak terasa lengket sama sekali. Produk ini biasa kugunakan di wajah untuk pelembab di pagi hari, selain itu juga kugunakan sebagai masker. Pas banget di cuaca yang panas begini, ademmmm banget.

Thoughts

Ada banyak yang bilang kalau produk ini lebih bagus daripada Nature Republic, karena kandungan aloe veranya lebih banyak dan no alcohol, sehingga aman untuk kulit sensitif. Saya sudah menggunakan aloe vera dari The Saem ini selama 3 minggu lebih. Sejujurnya aku kecewa dengan hasilnya di kulitku. Kulitku memang jadi sejuk dan lembab, seperti penggunaan moisturizer pada umumnya. Teksturnya yang ringan tidak menambah minyak di wajahku. Namun produk ini malah menimbulkan jerawat kistik yang susah banget hilangnya, selain itu lokasinya juga bukan di tempat yang biasa berjerawat ??. Jadi kuputuskan aku mengalami breakout yang cukup parah setelah menggunakan produk ini.

Untuk redness, pori-pori, dan komedo, tidak tampak perubahan yang berarti. Jerawat yang sudah ada juga tidak lebih cepat kering. Saya berharap lebih pada produk ini, karena sebelumnya aku menggunakan aloe vera dari Nature Republic dan jerawatku cenderung mereda. Saya pikir dengan kandungan aloe vera yang 99%, seharusnya lebih ampuh dalam mengatasi jerawat di wajahku, tapi hasilnya malah sebaliknya.

Conclusion

Pros

  • Harganya murah, isinya banyak
  • Tekstur gel ringan, cepat menyerap dan tidak lengket
  • Melembabkan tanpa membuat wajah berminyak
  • Multifungsi

Cons

  • Kemasan besar dan gak travel-friendly
  • Kurang higienis karena tidak ada spatula
  • Menimbulkan breakout di wajahku ??
  • Repurchase? Absolutely no ??

Dan begitulah pengalamanku menggunakan The Saem 99% Jeju Fresh Aloe Soothing Gel. Perlu diingat bahwa kondisi kulit masing-masing orang berbeda. Jadi bisa saja produk ini cocok di kulitmu.

Pendapat Saya

Jikamenurut aku sendiri, aloe vera gel ini sama seperti aloe vera pada umumnya (?). Sayalah belum cerita ya, kalau aku pernah nyobain aloe vera punya nya Nature Republic selama 2 minggu-an, minta punya temenku. hehehe. Dan untuk menurut aku sendiri sih, nggak jauh beda dari punya nya NatRep, tapi mungkin dia ini lebih cepet keringnya daripada punyanya NatRep. Tidak sampai 15 menit dia udah langsung meresap dikulit wajah gitu. Baunya juga nggak terlalu kuat jadi enak banget dipakai.

Tidak lama setelah aku pakai aloe vera gel ini rutin setiap malem menjelang tidur, perlahan-lahan jerawat yang ada dipipi kanan-kiri dan dahi secara perlahan menghilang. Dan bahkan perasaanku juga nih ya, noda hitam bekas jerawat juga berangsung hilang, tapi emang nggak cepet sih.  Dan sekarang kulit wajah aku, sudah sangat lebih jauh dari sebelumnya yang kayak aku bilang tadi. Untuk Jerawat sih kadang masih tetap muncul tapi nggak banyak dan bergerombol. hehehe.
Pokok yang mau menghilangkan jerawat nggak ada salahnya nyoba aloe vera gel ini.

Sekian review kali ini, semoga bermanfaat! ???

 

Jerawat : Jenis dan Cara Mengatasinya


Semua orang pastinya sudah tidak asing dengan jerawat. Sebuah masalah kulit yang kerap membuat semua orang merasa jengkel. Jerawat memang masalah kulit yang normal tetapi mengganggu. Apakah Anda tahu jenis jerawat apa yang biasanya Anda miliki ?

1. Jerawat Whiteheads 

Joel Schlessinger, MD, seorang dokter kulit menjelaskan, ini adalah jenis jerawat yang sering terjadi ketika lapisan tipis kulit menutupi pori-pori yang tersumbat dengan sel-sel mati atau kotoran, yang menciptakan benjolan putih bulat pada kulit yang merupakan penyebab awal dari jerawat Whiteheads. Penyebab jerawat whiteheads dapat bervariasi, tetapi yang paling umum adalah penumpukan minyak, sel kulit mati, dan perubahan hormonal.

Schlessinger mengingatkan Anda untuk menahan godaan untuk menekan jerawat whitehead ini, karena dapat menyebarkan bakteri yang menyebabkan jerawat menyebar dan bahkan dapat menyebabkan jaringan parut.

Cara terbaik untuk mengobati jerawat whiteheads adalah menjaga area sekitarnya bebas dari bakteri dan sel kulit mati. Kebanyakan komedo menghilang secara alami dalam waktu sekitar satu minggu. Tetapi jika whiteheads tidak hilang, Schlessinger merekomendasikan pembersihan di pagi dan malam hari dengan pembersih wajah yang mengandung salisilat dan asam glikolat.

2. Komedo

Komedo paling sering muncul di hidung. Komedo mirip dengan whiteheads tetapi hitam. Menurut komedo Schlessinger yang disebabkan oleh pori-pori tersumbat dan produksi minyak berlebihan karena perubahan hormonal. "Ketika jerawat whiteheads muncul dari lapisan kulit yang menutupi pori-pori, komedo ada karena mereka dibiarkan terbuka dan terkena udara, yang menyebabkan mereka terlihat hitam."

"Meskipun ekstraktor dapat digunakan untuk menghilangkan sumbatan yang menyebabkan komedo, ini harus dilakukan oleh para profesional perawatan kulit yang terlatih dan ahli kulit untuk menghindari penyebaran bakteri."Schlessinger merekomendasikan penggunaan retinol yang akan membantu mendorong pergantian sel dan mencegah pori-pori menyumbat sel kulit mati dan menyebabkan komedo.

3. Jerawat Zona T

Salah satu jenis jerawat yang lebih umum, yang cenderung muncul di dahi, hidung, dagu dalam formasi bentuk-T, biasanya disebabkan oleh polusi dan paling sering menghasilkan jerawat kepala kemerahan dan jerawat whitehead.

"Jerawat whiteheads biasanya ditemukan di area T-zone sehingga produk over-the-counter yang mengandung asam salisilat, benzoil peroksida dan retinoid membersihkan jerawat jenis ini," kata Dendy Engelman, MD, dokter kulit di Manhattan Dermatology and Cosmetic Surgery .

4. Jerawat hormonal

Jerawat ini, karena minyak yang berlebihan karena hormon. Akibatnya menyebabkan penumpukan, pori-pori tersumbat, dan menyebabkan lebih banyak jerawat. "Bagi wanita, kontrasepsi oral menyeimbangkan kadar hormon Anda dan pada dasarnya membersihkan kulit Anda - jika tidak, co-cyprindiol adalah perawatan hormonal yang dapat digunakan untuk jerawat yang lebih parah yang tidak merespon antibiotik."

5. Jerawat Pustular

Jerawat pustular adalah benjolan yang mengandung cairan atau nanah pada kulit yang merupakan hasil infeksi bakteri di pori-pori. "Meskipun tingkat keparahan bervariasi, tergantung pada seberapa banyak dan seberapa cepat mereka terbentuk, jerawat pustular yang lebih kecil akan menurun secara alami dan dapat diobati dengan produk yang dijual bebas yang mengandung asam salisilat," kata Schlessinger.

 Jika kulit Anda rentan terhadap jerawat pustular, penting bagi Anda untuk secara rutin mengobati jerawat. "Jika jerawat pustule bertahan atau dalam jumlah besar, kombinasi antibiotik oral dan topikal menawarkan hasil terbaik."

6. Jerawat Papula

Jenis ini adalah yang paling jinak dari semua jenis jerawat. Jerawat papula berwarna merah muda atau biasanya membentuk benjolan merah dengan permukaan putih penuh dengan cairan dan minyak. Jerawat ini terasa sakit saat dipegang. Papula mengobati ketika pori-pori menjadi tersumbat dan bakteri kemudian tumbuh menyebabkan peradangan.
ni adalah jenis jerawat yang paling mudah untuk diobati. Para ahli membuktikan bahwa produk yang dijual bebas dan mengandung benzoyl peroxide dan asam salisilat adalah perawatan terbaik untuk jenis jerawat ini.

7. Jerawat kistik

Jerawat jenis ini biasanya jauh di bawah permukaan kulit dan sangat menyakitkan. "Jerawat jenis ini terjadi ketika pori-pori terhalang oleh minyak dan sel-sel kulit mati, tetapi infeksi masuk lebih dalam ke kulit, menghasilkan benjolan merah besar berisi cairan," kata Schlessinger.

Menurutnya, jerawat kistik biasanya dihasilkan dari perubahan hormonal. Itu sebabnya jerawat kistik paling sering terjadi pada remaja, meskipun itu juga dapat mempengaruhi semua usia.

"Biasanya kombinasi antibiotik dan perawatan topikal dengan resep bekerja sangat baik," katanya. "Jika ini belum  berhasil, isotretinoin dapat digunakan untuk jerawat kistik yang membandel."

8. Jerawat Fulminans

 Menurut Melissa Kanchanapoomi Levin, MD, seorang dokter kulit di New York City dan profesor klinis di NYU Langone dan Mount Sinai Hospital, ini adalah bentuk langka dari jerawat kistik yang parah dan paling sering terjadi pada remaja laki-laki, dan ditandai oleh nodul yang meradang dan plak dengan luka terbuka. Jerawat ini dapat muncul pada dada, punggung dan wajah

"Ada juga tanda-tanda sistemik seperti demam, peningkatan jumlah sel darah putih, nyeri sendi, keterlibatan tulang, dan nyeri otot," tambahnya. Jerawat ini biasanya memerlukan pengobatan steroid oral sistemik, isotretinoin, dan obat sistemik lainnya.

9. Jerawat Nodul

Seperti jerawat kistik, nodul adalah bentuk lain dari jerawat parah yang memerlukan bantuan dari dokter kulit. "Jerawat nodular dapat memiliki masa hidup selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan tanpa perawatan yang tepat," kata Schlessinger.

Tidak seperti jerawat kistik, menurut Schlessinger, jerawat ini menyebabkan kulit Anda menjadi merah ketika meradang. Dia merekomendasikan penggunaan antibiotik dan perawatan topikal dengan resep dokter kulit Anda.

10. Jerawat mekanika

"Jerawat jenis ini terjadi karena panas dan gesekan, dari tekanan pada kulit atau memakai peralatan olahraga atau pakaian olahraga basah, yang memicu peningkatan iritasi dan kelebihan minyak yang menyebabkan jerawat," jelas Lily Talakoub, MD, seorang dokter kulit. di McLean Dermatology and Skincare Centre.

Jerawat ini terkadang dikenal sebagai jerawat yang dipicu oleh olahraga karena sering terjadi pada atlet. Untuk mencegah jerawat mekanika, Talakoub merekomendasikan mandi segera setelah berolahraga atau berkeringat, tidak memakai topi untuk waktu yang lama, tidak memakai pakaian yang terlalu ketat dan beralih dari bahan sintetis ke kain yang bisa bernafas, seperti kapas. "Bersihkan dengan bahan-bahan mengandung benzoyl peroxide, seperti panoxyl, dan glycolic acid, "katanya.

Selain itu, dokter kulit Anda juga dapat meresepkan obat kombinasi topikal yang membantu menghilangkan sel-sel kulit mati yang berlebihan dan bakteri

Mengobati jerawat ringan

Untuk jerawat ringan terdiri dari blackhead, whitehead, dan pustula kecil. Jerawat ringan dapat diobati dengan banyak perawatan.
  1. Cucilah kulit Anda dengan lembut dengan air bersih yang hangat dan cleanser yang ringan dua kali sehari untuk menghilangkan minyak berlebih, sel-sel kulit mati, dan debu. Jangan menggosok kulit Anda. Kamu mungkin disarankan untuk menggunakan cleanser yang dijual bebas, tetapi kulit Anda bisa menjadi kering. Ikutilah petunjuk dan hubungi dokter jika Anda mengalami masalah.
  2. Oles benzoil peroksida pada kulit Anda untuk mengurangi kelebihan minyak.
  3. Oles asam salisilat dan sulfur untuk mengobati whitehead dan blackhead.
  4. Jikalah Anda tidak melihat perkembangan setelah 8 minggu mencoba perawatan, Anda harus berkonsultasi pada dokter dan ia akan meresepkan obat lain.