Showing posts with label PERAWATAN GIGI. Show all posts
Showing posts with label PERAWATAN GIGI. Show all posts

Benarkah Kunyit Bisa Memutihkan Gigi Anda? Dan Inilah Sikat Gigi Sejak Zaman Nabi.


Kunyit memiliki manfaat yang melimpah. Warna kuning cerah dari kunyit bisa mempercantik warna pada makanan. Selain itu, kunyit juga mengandung bahan aktif kurkumin yang dipercaya bisa mengobati peradangan dan meredakan nyeri. Bahkan, kunyit juga sering digunakan sebagai bahan alami untuk memutihkan gigi. Namun, benarkah cara memutihkan gigi dengan kunyit itu juga ampuh? Cari tahu jawabannya berikut ini.

Benarkah kunyit bisa memutihkan gigi?

Satu sendok makan bubuk kunyit mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, kalium, mangan, zat besi, dan vitamin C. Kandungan nutrisi pada kunyit yang cukup lengkap ini membuat kunyit populer digunakan sebagai obat-obatan herbal.

Sebuah studi pada tahun 2012 menunjukkan bahwa kurkumin dalam kunyit mampu membersihkan plak dan bakteri serta meringankan peradangan sebanding dengan obat kumur tradisional. Kemudian, studi lain tahun 2013 menemukan bahwa kunyit yang memiliki sifat antimikroba dan antikanker, dapat meredakan nyeri gigi akibat periodontitis dan menurunkan risiko kanker mulut.

Beberapa penelitian juga membandingkan keampuhan pada kunyit dengan soda kue dan arang aktif untuk memutihkan gigi. Sayangnya, penelitian belum cukup akurat untuk membuktikan bahwa cara memutihkan gigi dengan kunyit itu benar-benar sangat ampuh.

Apakah cara memutihkan gigi dengan kunyit itu berbahaya?

“Penggunaan kunyit untuk memutihkan gigi mungkin lebih aman dibanding dengan arang yang bersifat lebih abrasif”, ungkap drg. Langley, yaitu seorang dokter gigi di Yorkshire, seperti dilansir dari Metro.

Meskipun begitu, tidak semua orang aman menggunakan kunyit, terutama pada orang yang memiliki alergi. Anda sebaiknya tidak menggunakan kunyit sebagai cara untuk memutihkan gigi yang paling utama digunakan. Tetap konsultasikan ke dokter mengenai kesehatan mulut dan gigi, setidaknya setiap 6 bulan sekali.

Cara memutihkan gigi dengan kunyit

Ada beberapa cara memutihkan gigi dengan kunyit. Disarankan tidak menggunakannya lebih dari satu kali untuk per harinya. Perhatikan kebersihan wadah dan juga tangan Anda ketika menggunakan kunyit. Gunakan celemek supaya kunyit tidak menodai pakaian Anda. Berikut ini cara menggunakan kunyit untuk mencerahkan warna gigi, seperti :

1. Tambahkan bubuk kunyit saat menggosok gigi

Ini merupakan cara yang paling mudah dan paling terjangkau untuk dilakukan. Anda perlu menyiapkan bubuk kunyit, sikat gigi baru, esktrak daun mint. Kemudian, ikuti langkahnya berikut ini:

Tuangkan sedikit bubuk kunyit dan setetes ekstrak daun mint pada sebuah wadah.
Basahkan sikat gigi dengan air dan celupkan sikat gigi pada wadah berisi campuran kunyit.
Kemudian, gosok gigi Anda dan setelah itu biarkan selama 5 menit. Bilas dengan menggunakan air sampai bersih dan kembali gosok gigi dengan pasta gigi.

2. Buat pasta gigi kunyit buatan sendiri

Anda juga bisa membuat pasta gigi sendiri, yaitu dengan mencampur 1/4 sendok teh bubuk kunyit dengan 1/8 sendok teh minyak kelapa yang cair.

Setelah menggosok gigi dengan pasta gigi ini, jangan lupa untuk berkumur sampai bersih. Kemudian, lanjutkan dengan menggosok gigi dengan pasta gigi yang biasa. Jika Anda tidak ingin repot, Anda bisa membeli produk pasta gigi dengan tambahan kurkumin.

3. Pakai bubuk pemutih gigi dari bahan kunyit

Selain membuat pasta gigi sendiri, Anda bisa langsung membeli bubuk pemutih pada gigi dari bahan kunyit. Cara penggunaannya sama seperti menambahkan bubuk kunyit pada pasta gigi anda.

Segudang Khasiat Menyehatkan Siwak, Sikat Gigi yang Alami Sejak Zaman Nabi


Pamor siwak selama ini mungkin lebih terdengar akrab di telinga orang-orang yang muslim. Bagaimana tidak, nama batang pohon asal Tanah Arab ini cukup sering malang melintang dalam kisah-kisah nabi zaman dahulu sebagai sikat gigi yang alami. Penasaran apa saja manfaat siwak untuk kesehatan selain untuk kesehatan gigi dan juga gusi?

Siwak sudah ada sejak peradaban awal dunia

Siwak atau miswak (dalam bahasa Arab) adalah ranting atau batang dari pohon Salvadora Persica yang juga biasa disebut “pohon sikat gigi”. Umumnya batang miswak berukuran kecil, mirip ranting, dan juga berwarna coklat muda.

Ranting miswak diperkirakan sudah dipergunakan untuk membersihkan dan merawat gigi serta mulut sejak zaman peradaban awal Arab, Yunani, dan Romawi Kuno.

Meskipun tanamannya berasal dari tanah kering bergurun seperti di Afrika, Timur Tengah, atau di negara-negara semenanjung Arab, miswak bisa juga ditemukan di daerah lain. Umumnya pohon miswak ini masih bisa ditemui di negara Tanzania, di dataran pasir yang memiliki mata air di tengah-tengahnya (oasis), dan juga di padang rumput sabana.

Tradisi mengunyah siwak ini masih cukup umum dilakukan oleh beberapa negara jazirah Arab di zaman modern ini. Di Pakistan dan Arab Saudi, misalnya, ditemukan bahwa hampir lebih dari 50% masyarakatnya lebih sering bersiwak dibandingkan dengan menyikat gigi. Orang-orang di negara Nigeria dan India juga lebih sering bersiwak ketimbang gosok gigi dengan memakai odol.

Apa saja manfaat siwak?

Tidak hanya leluhur saja yang melestarikan siwak. Bahkan WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia turut merekomendasikan masyarakat dunia menggunakan batang pohon ini untuk menjaga kesehatan gigi dan juga mulut sejak tahun 1987.

Kampanye menyikat gigi dengan miswak bahkan masih terus digalakkan oleh WHO sebagai alternatif cara menjaga kesehatan gigi dan mulut masyarakat di negara-negara berpendapatan rendah.

Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapat dengan rutin membersihkan gigi dengan memakai batang pohon miswak :

- Membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit gusi atau radang pada gusi.
- Mencegah munculnya plak gigi.
- Menjaga warna putih gigi alaminya tidak gampang cepat pudar.
- Mengurangi risiko gigi berlubang dan kerusakan gigi yang lainnya
- Menghilangkan bau pada mulut tak sedap; membuat aroma napas jadi wangi alami.
- Sekaligus bekerja sebagai dental floss (benang gigi) karena serabut kayunya ikut membersihkan sela-sela pada gigi.
- Meningkatkan produksi air liur dan mencegah mulut menjadi kering.

Tidak hanya batangnya saja yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan pada gigi. Daun tanaman ini juga bisa digunakan sebagai obat kumur dan sakit gusi. Ini karena daun siwak mengandung antibiotik yang menekan pertumbuhan bakteri dan juga pembentukan plak gigi.

Lebih bagus pakai siwak atau sikat gigi?

Penelitian dari Swedia pernah mencari perbandingan antar keduanya dengan meneliti 15 pria Arab Saudi berusia 21 hingga 36 tahun. Setelah di awal menjalani pemeriksaan pada gigi, pria-pria ini diketahui memiliki plak pada gigi mereka yang cukup parah. Mereka kemudian diminta lanjut menjalani pembersihan pada gigi standar di dokter gigi.

Setelahnya peneliti membagi peserta dalam beberapa kelompok : ada yang diminta untuk rutin menyikat gigi hanya pakai batang miswak dan yang pakai sikat gigi serta odol pabrikan. Hasilnya, peneliti menyimpulkan bahwa bersiwak lebih manjur untuk menjaga kesehatan gigi daripada sikat gigi biasa. Jumlah dan keparahan plak gigi pada kelompok pria yang rutin sikat gigi pakai miswak ditemukan sangat berkurang drastis ketimbang pria yang hanya sikat gigi seperti pada umumnya.

Temuan ini ternyata sejalan dengan rilis media dari WHO yang menyatakan bahwa mengunyah atau mengemut batang pohon miswak sama efektifnya untuk menjaga kebersihan mulut seperti menggunakan sikat gigi dan odol pabrikan.

Bagaimana cara pakai siwak untuk sikat gigi?

Cara menggunakan siwak untuk menyikat gigi itu mudah. Anda hanya perlu menggunakannya seperti sedang menyikat gigi pakai sikat gigi yang biasa.

Potong, kupas, atau kuliti pada ujung siwak sekitar 1 cm. Lalu, kunyah pada ujung yang telah dikupas tersebut sampai serat batangnya terbuka dan membentuk bulu. Gunakan bulu tersebut seperti menyikat gigi biasa. Tidak usah menambahkan pasta gigi.

Berikut cara menyikat gigi yang benar:

1. Letakkan bulu sikat pada permukaan gigi terdekat tepian gusi dengan posisi sudut 45 derajat. Sikat yang lembut dengan gerakan melingkar dari atas ke bawah.
2. Sikat mulai dari deretan gigi paling belakang salah satu sisi mulut lalu bergerak ke depan masih dengan gerakan memutar. Misalnya dari geraham atas kanan sampai ke sisi kanan depan.
3. Ketika menyikat gigi barisan depan, pegang batang siwak secara vertikal dan sikat dengan gerakan melingkar dari tepi gusi sampai atas gigi.
4. Sikat gigi Anda sekitar 2-3 menit untuk memastikan semua permukaan gigi benar-benar tersikat sampai meluruhkan plak atau sisa makanan yang menempel.
5. Simpan “sikat gigi alami” ini di tempat yang bersih dan kering. Apabila ingin melembutkan bulu, celup sebentar dalam air mawar dan keringkan sebelum dipakai menyikat lagi.

Ketika bulu serat batang miswak sudah mulai terurai dan terlihat seperti sapu, potong dan buang sisa bulu serat. Jika ingin terus gunakan miswak tersebut, kupas lagi kulit miswaknya dan kunyah pada ujung yang baru untuk membentuk bulu “sikat” yang baru.

Manfaat siwak selain buat kesehatan mulut dan gigi

Selain daun dan batangnya, akar siwak dapat digunakan untuk mengobati nyeri punggung, nyeri dada, dan sakit perut. Pohon asal jazirah Arab ini juga dapat digunakan sebagai salep pereda sakit kepala jika digosokkan ke bagian dahi.

Sementara itu, biji miswak yang diolah menadi minya esensial dilaporkan dapat membantu meredakan nyeri rematik karena mengandung sejumlah zat aktif seperti asam laurat, miristat, dan asam palmitat.

Tak lupa juga menurut beberapa peneliti, pohon sikat gigi ini bermanfaat sebagai obat antibakteri untuk membantu melawan gejala TB paru. TB atau tuberkulosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi bakteri.

Pohon asal tanah Arab ini juga digunakan dalam pembuatan sabun mandi dan lilin aromaterapi karena wanginya yang harum. Sementara itu kandungan lateks pada kulit siwak bermanfaat untuk mengobati luka.

Berapa Lama Efek Memutihkan Gigi di Dokter Akan Bertahan?



Bagi Anda yang ingin punya gigi putih dan berkilau mungkin akan lebih memilih memutihkan gigi di dokter. Selain lebih aman, memutihkan gigi di dokter dianggap bisa tahan lama. Namun, seberapa lama sih efek putih pada gigi ini bertahan lama?
Prosedur memutihkan gigi di dokter tidak memberikan hasil yang permanen. Efek pemutihan ini biasanya bertahan dalam hitungan bulan hingga maksimal selama tiga tahun.
Ketahanannya juga bisa berbeda-beda pada tiap orangnya tergantung pada kebiasaan makan dan minumnya serta gaya hidup yang diterapkan sehari-hari. Oleh karena itu, sebenarnya Anda sendirilah yang menentukan berapa lama efek pemutihan gigi ini akan bertahan.

Apa yang membuat efeknya cepat hilang?

Rokok dan semua makanan serta minuman yang bisa menodai gigi akan membuat efek warna putihnya cepat hilang. Beberapa makanan dan minuman yang membuat gigi kembali ke warna aslinya, di antaranya :

- Teh
- Kopi
- Saus dan kecap
- Anggur merah atau wine
- Minuman olahraga
- Minuman soda berwarna gelap dan terang
- Makanan yang mengandung pewarna buatan

Berbagai makanan dan minuman tersebut akan dengan mudah masuk dan meresap ke permukaan gigi. Perlahan, makanan dan minuman tersebut bisa mengubah warna gigi Anda yang telah mengalami proses pemutihan.
Bukan berarti Anda tidak boleh mengonsumsi berbagai makanan dan minuman tersebut, hanya saja perlu lebih telaten lagi dalam menjaga kebersihan mulut.

Tips menjaga gigi tetap putih setelah whitening

Berkumur dan sikat gigi setelah makan

Untuk mengurangi risiko gigi yang kembali berwarna kekuningan, Anda perlu segera berkumur atau menyikat gigi segera setelah makan atau minum. Dengan begitu, risiko menumpuknya plak dan perubahan warna pun akan berkurang.

Minum pakai sedotan

Minum dari sedotan bisa membantu menjaga gigi tetap putih. Ini karena sedotan memungkinkan cairan untuk langsung masuk ke mulut tanpa perlu melewati gigi bagian depan.

Menjaga kebersihan gigi dan mulut

Usahakan untuk menyikat gigi dua kali sehari dan melengkapinya dengan melakukan flossing. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar plak yang menempel di permukaan atau sela-sela gigi terangkat dengan sempurna. Selain itu, gunakan obat kumur antiseptik sekali sehari untuk membunuh bakteri penyebab plak.

Melakukan retouch

Untuk menjaga gigi tetap putih bersih, Anda bisa melakukan retouch setiap enam bulan sekali atau setelah satu hingga dua tahun. Jika Anda merokok dan sering  mengonsumsi makanan atau minuman yang menodai gigi maka Anda perlu lebih sering untuk retouch. Cobalah berkonsultasi pada dokter mengenai hal ini.

Amankah Memutihkan Gigi Sendiri di Rumah Pakai Produk Pemutih yang Dibeli Secara Online?

Gigi putih cemerlang adalah impian semua orang. Namun untuk mencapainya, kebanyakan memilih cara yang instan seperti membeli produk pemutih gigi di toko obat atau di toko online. Memang boleh memutihkan gigi sendiri di rumah? Apakah hasilnya juga akan sama seperti ketika memutihkan gigi di dokter?

Produk pemutih gigi di pasaran mengandung hidrogen peroksida dosis yang rendah

Prosedur memutihkan gigi di dokter gigi (whitening atau bleaching) umumnya memakai gel khusus yang mengandung hidrogen peroksida dalam dosis tinggi (sekitar 10%). Gel pemutih gigi tersebut tidak dijual bebas dan harus ditangani langsung oleh dokter gigi yang bersangkutan, tidak boleh digunakan oleh sembarang orang.
Hidrogen peroksida dalam dosis tinggi akan langsung bekerja memecah dan mengikis plak lapisan warna yang menempel pada gigi, sehingga gigi kembali pada warna aslinya.
Namun saat ini di pasaran banyak tersedia produk pemutih gigi yang mengandung hidrogen peroksida dalam dosis yang lebih rendah. Misalnya pasta gigi pemutih, obat kumur whitening, whitening strips (lembaran terlapis gel yang ditempel ke barisan gigi), hingga seperangkat alat pemutih gigi (home-bleaching kit) yang dilengkapi dengan sediaan gel hidrogen peroksida dosis sedang dan cetakan gigi (tray).
Cara menggunakan home-bleaching kit meniru prosedur memutihkan gigi di dokter gigi, yaitu dengan menuangkan gel ke cetakan gigi dan kemudian gigit cetakan tersebut selama 30 menit. Setelahnya lepas dan berkumur seperti biasa.

Jadi, apa aman memutihkan gigi di rumah?

Penggunaan produk pemutih gigi rumahan aman selama digunakan dengan cara yang tepat, sesuai dengan aturan pakai yang tertera di label kemasan, dan tidak berlebihan. Untuk lebih amannya, beli produk yang telah memiliki izin BPOM. Sebagai catatan, hingga artikel ini ditulis belum ada whitening strips yang dijual secara bebas di Indonesia dengan izin BPOM.

Apakah efektif?

Pada umumnya, berbagai metode rumahan untuk memutihkan gigi di atas hanya mampu memperbaiki warna pada gigi hingga gigi 1-2 tingkat lebih cerah dan hasilnya tidak akan tahan lama. Pasalnya, kandungan hidrogen peroksidanya sedikit.
Anda harus mengulangi prosedur yang sama hingga beberapa kali agar mendapatkan hasil yang memuaskan. Terlebih jika pada mulanya warna gigi Anda terlihat sangat kusam. Anda harus semakin sering giat untuk memutihkan gigi berulang kali agar tampak lebih cerah warnanya.
Sebaliknya, hasil memutihkan gigi di dokter gigi melalui prosedur bleaching bisa lebih cerah dan mungkin tidak perlu dilakukan hingga berkali-kali karena dapat bertahan awet hingga 1 tahun. Tentu jika Anda bisa benar-benar menjaga gaya hidup Anda.

Apa bahayanya kalau memutihkan gigi berlebihan?

Penelitian menunjukkan bahwa memutihkan gigi secara berlebihan (baik itu sangat sering, dalam jangka panjang, atau  dengan pakai dosis pemutih yang kelewat tinggi) dapat mengikis email gigi sehingga gigi jadi sensitif dan rentan rapuh.
Semakin tinggi dosis bahan pemutih yang dipakai, semakin lama juga gigi terpapar bahan kimia tersebut, dan semakin sering gigi diputihkan, risikonya semakin meningkat. Penelitian juga menunjukan bahwa dosis hidrogen peroksida yang lebih dari 10% dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan sensasi terbakar ketika tersentuh kulit langsung.
Bahaya lain yang bisa muncul pada prosedur pemutihan gigi di rumah menggunakan custom tray adalah jika tray tidak pas dengan bentuk gigi Anda. Ini dapat menyebabkan iritasi pada gusi dan ada risiko gel tertelan.

Apa pantangan yang harus anda hindari setelah memakai pemutih gigi?

Sebisa mungkin hindari konsumsi makanan dan minuman yang berwarna, misalnya teh dan kopi, minuman bersoda, dan minuman beralkohol seperti wine seminggu setelah memutihkan gigi. Hentikan kebiasaan merokok setelah memutihkan gigi. Merokok bisa membuat gigi kembali menguning.

Lalu yang paling penting rajin dalam sikat gigi 2 kali sehari, di pagi dan malam hari. Bila perlu, gunakan pasta gigi pemutih dan juga obat kumur. Pasta gigi pemutih dapat membantu mempertahankan warna pada gigi setelah proses bleaching di dokter.
Lebih lagi dilakukan terus menerus agar warna putihnya tetap bertahan hingga 1 tahun atau bahkan lebih dari 1 tahun. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang ingin gignya terlihat putih.

Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Tradisional


Berikut efek dari karang gigi.

Terkena karang gigi pun juga menyebabkan banyak penyakit gigi lainnya yang bahkan berbahaya. Berikut efek dari karang gigi.

A. Bau mulut = Sisa makanan yang terakumulasi dalam jangka panjang akan menimbulkan aroma yang tidak sedap.

B. Gigi berlubang = Karang gigi yang tidak segera ditangani akan membuat gigi keropos. Itu disebabkan karang gigi mengeluarkan zat asam yang merusuk gigi. Dan padahal email gigi merupakan bagian terkeras dari gigi yang berada di lapisan paling luar gigi. Dan setelah gigi makin keropos, gigi kemudian akan mudah untuk berlubang.

C. Radang gusi = Mulut yang kotor dapat menyebabkan gusi mudah terinfeksi sehingga gusi akan muda terinfeksi dan kemudian berdarah. Yang parahnya adalah kemudian saat terdapat benjolan nanah pada gusi.

D. Periodontitis = Ketika radang gusi semakin parah, jaringan lunak dan tulang penyangga gigi akan rusak. Dalam fase ini, gigi bahkan bisa tanggal. Tak sampai di situ saja, ketika bakteri yang ada pada gusi masuk ke aliran darah akan menyebabkan hal yang lebih serius lagi.

Dan ternyata menakutkan juga akibat yang ditimbulkan oleh karang gigi. Sebenarnya masalahnya remeh saja, jarang membersihkan gigi dan tidak membersihkan gigi secara benar.

Kamu terlanjur terbiasa tidak membersihkan gigi dengan benar dan sekarang sedang mengalami karang gigi? Anda sudah mencoba ke dokter? Takut? Mahal? Dan memang cara praktis untuk menghilangkan karang gigi agar tidak menyebabkan penyakit yang lebih parah adalah dengan ke dokter. Tetapi selain itu, ada pula cara ampuh memutihkan gigi dan menghilangkan karang gigi tanpa ke dokter. Langkah menghilangkan karang gigi secara tradisional, alami, dan cepat dapat dilakukan dengan mudah. Kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami yang tanpa efek samping dan tentu saja murah.

Sebenarnya selama anda rutin membersihkan kotoran di gigi dengan benar, maka plak dapat dibersihkan sebelum terlanjur mengeras dan terjadi endapan. Dengan itu pembentukan karang gigi pun dapat dihindari. Namun sering kali orang - orang tidak memperhatikan hal kecil untuk mencegah pembentukan karang tersebut, misalnya saja menggosok gigi dua atau tiga kali sehari, dapat dilakukan sesudah makan dan sebelum tidur.

Cara membersihkan karang gigi secara tradisional

Tingkat pembentukan karang gigi pada setiap orang umumnya berbeda. Dan perlu digaris bawahi, selain karies, penyebab paling sering munculnya kerusakan gigi ialah karang. Jika anda tidak rajin membersihkan gigi, kuman yang bersarang pada mulut akan membentuk plak yang semakin tebal. Oleh sebab itu, simak ulasan kami tentang cara membersihkan karang gigi yang kuning seperti yang dikupas di bawah ini

Cara Membersihkan Karang Gigi Secara Alami

1. Menyikat gigi minimal dua kali sehari

Sikat gigi adalah hal paling dasar jika anda tidak ingin plak semakin menebal. Perlu diperhatikan cara anda dalam memersihkan bagian gusi, yakni pada gusi bagian atas, gosoklah dari arah atas ke bawah. Sedangkan pada gusi bagian bawah, arahkan sikat dari bawah ke atas. Lakukan pula secara teratur.

2. Menggunakan biji asam kawak

Cukup dengan menyangrai beberapa buah biji asam kawak yang kemudian dihaluskan dan ditumbuk halus. Anda dapat menggunakannya sebagai bahan untuk menggosok gigi. Bubuk biji tersebut efektif untuk mengikis karang gigi dengan bertahap.

3. Menggunakan cengkeh

Selain membuat nafas lebih segar, biji cengkeh yang ditumbuk halus juga dapat digunakan untuk membersihkan karang. Bedanya dengan biji asam kawak, biji cengkeh tidak perlu disangrai, cukup ditumbuk.

4. Konsumsilah apel dengan rutin

Apel terbukti ampuh untuk menghilangkan sisa - sisa makanan yang menempel menjadi plak. Cukup cuci bersih buah apel lalu makan tanpa mengupas kulitnya. Dengan mengonsumsi apel secara rutin, gigi akan terhindar dari plak. Baca juga: manfaat buah apel.

5. Menggunakan kulit Jeruk

Langkah sederhana menghilangkan karang gigi secara tradisional, alami, dan cepat selanjutnya adalah dengan menggunakan kulit jeruk. Jeruk merupakan buah dengan banyak vitamin dan nutrisi.

Dan sebelum Anda menggunakan kulit jeruk, bersihkan dulu kulit jeruknya. Lalu gosokkan langsung pada gigi. Gosok sampai rata. Jangan langsung berkumur, biarkan semalaman. Esok harinya baru berkumur. Dengan melakukannya setiap hari menjelang Anda tidur untuk hasil yang maksimal.

6. Mengunyah daun sirih

Apa Anda pernah mendapati nenek atau kakek atau bahkan orang tua Anda mengunyah-ngunyah sesuatu? Yang mereka kunyah adalah daun sirih. Dengan daun sirih dapat membersihkan karang gigi dan menghilangkan bau mulut yang tidak sedap. Cukuplah ambil selembar daun sirih, bisa Anda tambahkan 1 batang cengkeh juga, haluskan tapi tidak terlalu halus lalu kunyah.

Cara Mencegah Karang Gigi

1. Perhatikan suhu makanan anda

Makanan yang terlalu dingin maupun panas tidak baik sebab dapat mempercepat kerusakan pada gigi. Apalagi meminum es seketika itu juga setelah memakan masakan yang panas. Maka hindarilah hal ini

2. Gunakan pasta gigi anti plak

Salah satu cara membersihkan karang gigi dengan cepat berikutnya ialah memperhatikan penggunaan pasta gigi anda sehari - hari. Hendaknya anda menggosok gigi menggunakan pasta yang diformulasi khusus untuk mencegah terbentuknya karang gigi.

3. Berkumur menggunakan obat kumur berformula

Rajinlah berkumur setelah memakan makanan berat maupun cemilan ringan. Dokter gigi merekomendasikan untuk berkumur menggunakan cairan berformula khusus untuk menghilangkan kuman di mulut. Selain bebas dari plak gigi, ini juga termasuk dalam cara menghilangkan bau mulut dengan ampuh.

4. Bersihkan sisa makanan pada sela gigi

Cara membersihkan karang gigi yang terakhir dengan membersihkan sisa makanan. Jika anda termasuk orang yang meninggalkan meja makan, kemudian beraktivitas begitu saja setelah menyantap hidangan, maka rubahlah kebiasaan tersebut. Anda disarankan untuk membersihkan sisa makanan yang menempel pada sela - sela gigi. Jika tidak sempat menggosok gigi, gunakan saja lidi khusus.

5. Flossing

Flossing adalah membersihkan gigi dengan menggunakan benang. Tidak sembarang benang tentu saja. Namun benang khusus gigi. Dan dengan menggunakan benang, maka plak yang ada di sela-sela gigi akan dapat terjangkau dengan lebih mudah.

6. Menggunakan mouthwash

Langkah membersihkan gigi selanjutnya agar lebih efektif adalah dengan menggunakan mouthwash. Pada hal ini dilakukan untuk proteksi tambahan dan cara menghilangkan ekstra setelah menyikat gigi dengan pasta gigi fluoride dan flossing.

7. Tidak makan sembarangan

Pada hal lainnya yang dapat dilakukan agar tidak memperparah karang gigi atau untuk mencegah karang gigi. Dari bakteri yang di mulut tentu berasal dari makanan yang masuk ke dalam mulut kita. Dan terutama ketika kita mengonsumsi makanan manis dan bertepung, kita justru memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak. Disaat bakteri bertemu dengan makanan manis dan bertepung, mereka akan mengeluarkan zat asam.

8. Hindari atau kurang merokok

Anda pasti sudah paham bahaya merokok. Selain dapat memicu penyakit mematikan, zat-zat berbahaya yang ada dalam rokok dapat menimbulkan karang gigi yang jauh lebih sulit dibersihkan jika dibandingkan dengan karang gigi yang dihasilkan oleh sisa-sisa makanan.

Saat Anda mengetahui cara menghilangkan karang gigi secara alami dengan mengubah atau memperbaiki pola hidup. Apakah Anda merasa cukup puas? Belum? Kita menyajikan pula cara menghilangkan secara alami dengan bahan-bahan alami tentu saja.

9. Mengonsumsi buah dan sayuran

Dan semua orang sudah mengetahui bahwa buah dan sayur memiliki kandungan yang baik untuk tubuh, demikian pula untuk mulut. Dan dengan mengunyah buah dan sayur secara rutin, Anda dapat menghilangkan karang gigi, apalagi apel, melon, wortel, dan seledri. Yang selain untuk menghilangkan karang gigi, bau mulut yang tidak sedap pun dapat berkurang.

Penyebab dan Cara Mencegah Gigi Kuning

Inilah Penyebab Gigi Kuning

Apakah anda tau, apa Penyebab Gigi Kuning – apakah anda memiliki masalah dengan gigi kuning? Jika ya, sebaiknya anda jangan abaikan hal ini karena dapat berpengaruh dalam melakukan sosialisasi. Karena kebanyakan orang tidak merasa PeDe (Percaya Diri) jika  gigi mereka tampak kuning dan memilih untuk menutupinya.

Gigi merupakan salah satu bagian tubuh manusia yang memiliki fungsi untuk menggigit, mengunyah, memotong makanan. Agar senantiasa fungsi gigi dapat berfungsi secara optimal maka menjaga dan merawatnya merupakan cara yang patut diperhatikan. Salah satu masalah yang sering timbul pada gigi yaitu perubahan pada warna gigi yaitu menjadi kuning.

Memiliki gigi kuning memang sangat mengganggu penampilan, terlebih jika akan bertemu dengan orang banyak rasanya ingin diam saja. apakah penyebab gigi kuning ? simak uraian berikut ini.

Inilah penyebab gigi kuning 

1.  Faktor Genetik

Faktor genetik atau faktor keturunan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi terjadinya masalah seperti ini. Hal ini jika salah ada keluarganya yang memiliki gigi kuning, maka keturunannya memiliki resiko yanglebih tinggi terkenan masalah gigi yang satu ini. Tapi sayang sekali faktor yang satu ini tidak dapat dihindari ataupun di obati, sama halnya jika hal ini disebabkan karena faktor penuan.

2.  Faktor Penyakit

Salah satu penyakit yang dapat mempengaruhi warna gigi yaitu diabetes.

3.  Konsumsi Obat-obatan

Ada beberapa jenis obat tertentu yang mempengaruhi tampilan warna gigi menjadi lebih kuning. Sebaiknya konsultasikan kepada dokter tentang efek samping obat yang dikonsumsi untuk menyembuhkan penyakit yang anda derita. Salah satu contok obat yaitu antibiotik tetrasilkin.

4.  Rokok

Rokok merupakan penyebab utama terjadinya perubahan pada warna gigi. Hal ini dikarenakan kandungan zat kimia yang terdapat pada rokok menyebabkan perubahan warna gigi menjadi kuning kecokelatan. Nah jika ingin merupakan suatu sebab yang mempengaruhi tampilan gigi, sebaiknya hentikan kebiasan buruk merokok. Karena selain menyebabkan gigi kuning, rokok juga dapat mengganggu kesehatan tubuh.

5.  Jarang Menggosok Gigi

Sebenarnya faktor yang satu ini dipengaruhi karena kurangnya merawat kebersihan dan kesehatan gigi sehingga secara bertahap gigi akan berubah menjadi kuning. Sikat gigi minimal 2 kali dalam sehari, agar kesehatan dan kebersihannya terlindungi.

6.  Faktor Makanan & Minuman

Ada beberapa jenis makanan dan minuman yang mempengaruhi tampilan warnanya. Hindari secara berlebihan mengkonsumsi makanan dan minuman yang mengandung kafeit ataupun alkohol, seperti (kopi, teh, anggur merah, kentang, permen karet dll). Kurangi konsumsi makanan tersebut untuk mengembalikan warna putih alaminya.

7. Minuman berkarbonasi

Dengan minuman bersoda yang berwarna gelap bersifat asam dan kaya akan kromogen menjadikan minuman berkarbonasi sangat mudah menguningkan

8. Buah berwarna terang

Denngan buah-buahan warna yang sangat terang dapat meninggalkan noda di gigi. Bukan hanya buahnya, makanan olahan dari buah-buahan tersebut, seperti jus atau kue, berpotensi sama. Untuh buah-buahan kategori ini antara lain, bluberi, tomat, blackberry, cranberry, ceri, anggur dan

9. Permen

Berbagai jenis permen dengan pewarna buatan adalah salah satu penyebab noda gigi, apalagi jika dikonsumsi secara rutin. Dengan tanda permen mampu meninggalkan noda adalah dengan melihat warna yang tertinggal pada lidah setelah kita memakannya.

10. Kesehatan gigi yang buruk

Bukan menyikat gigi dan tidak melakukan flossing secara rutin, akan membuat gigi kian akrab dengan noda. Pada kedua kebiasaan di atas wajib dilakukan, agar sisa makanan atau minuman penyebab noda tidak tertinggal dan menempel lama pada gigi, sehingga menjadi penyebab gigi kuning.

11. Penambah rasa 

Untuk kecap, cuka dan saus juga bisa membuat warna gigi berubah. Disaat Anda menggunakannya terlalu banyak dalam memasak, jangan heran jika Anda menemukan gigi Anda jadi lebih menguning, meski Anda tidak merokok atau minum kopi dan soda.

12. Berbagai rempah-rempah 

Ada beberapa rempah-rempah seperti kunyit, cabai atau rempah kari rempah-rempah bisa menghitamkan gigi Anda, karena mereka mudah melekat pada enamel. Itulah sebabnya, mengapa sebaiknya Anda menyikat gigi segera setelah memakannya.

13. Jus buah 

Meskipun dalam banyak hal, jus lebih baik dari kopi, tapi dalam hal mengubah warna gigi - mereka memiliki efek yang sama. Untuk jus sendiri mengandung kualitas asam yang dapat mengikis enamel Anda. Tetapi, ini berlaku untuk jus dalam kemasan, bukan jus segar buatan sendiri.

14. Wine 

Minuman wine merah dan putih mengandung tanin dan polifenol, yang berkontribusi terhadap perubahan warna gigi menjadi lebih kusam. Yang selain itu, anggur putih memiliki sifat asam yang dapat mengikis enamel Anda jika Anda meminumnya terlalu sering.

15. Usia

Dengan seperti halnya tak ada yang bisa mencegah kita dari penuaan., kita juga bisa tak bisa mencegah gigi kuning seiring bertambahnya usia. Pada umur seseorang bisa menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi menguningnya gigi ya ladies. Jika semakin bertambah usia, makin tinggi pula risiko gigi menguning. Itu karena banyaknya aktifitas mengunyah dan sisa-sisa zat yang menempel pada enamel gigi.

16. Terlalu banyak pakai fluoride

Ada salah satu bahan yang terkandung dalam pasta gigi adalah fluoride. Pada fluoride memang sangat bagus untuk menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Tetapi, bukan berarti semakin banyak kamu menggunakan sikat gigi berfluoride tinggi akan makin baik ya, Ladies! Justru sebaliknya, ini akan menyebabkan gigi jadi kuning. Dengan menguningnya gigi akibat terlalu banyak penggunaan fluoride disebut dengan istilah fluorosis.

Bagaimana Cara Mencegahnya ?

Ada beberapa cara pencegahan gigi kuning di bawah ini dapat Anda lakukan untuk mencegah terbentuknya noda pada gigi.

1. Tingkatkan kebersihan gigi

Dengan membersihkan gigi secara teratur, dengan cara menyikat dan flossing, setelah makan. Dan selain itu, pastikan mengunjungi dokter gigi tiap enam bulan sekali.

2. Gunakan sedotan

Dengan memakai sedotan saat mengonsumsi jus, minuman berkarbonasi, dan teh bisa mengurangi noda gigi. Dan dengan begini minuman bisa langsung tertelan dan minim kontak dengan gigi.

3. Berkumur

Dengan berkumur lebih aman dilakukan setelah makan daripada langsung menyikat gigi. Dan selain berkumur, mengunyah permen karet tanpa gula juga bisa dilakukan agar noda tidak bertahan lama di gigi.

4. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman penyebab gigi kuning

Mungkin sulit untuk menghilangkan kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman di atas, secara sekaligus. Anda bisa mencoba dengan mengurangi konsumsinya. Misalkan saja selama ini Anda terbiasa mengonsumsi minuman berkarbornasi, maka menguranginya menjadi seminggu sekali, bukan hal yang terlalu sulit, bukan? Demikian juga dengan merokok. Ingatlah, mengurangi kebiasaan merokok bukan hanya akan baik untuk kesehatan mulut dan gigi, tapi juga untuk jantung dan paru-paru Anda.

5. Perawatan yang Bisa Dilakukan

Jikalah perubahan warna gigi sudah terjadi, beberapa tindakan berikut bisa dilakukan.
Konsultasikan pada dokter gigi mengenai teknik yang tepat saat menyikat gigi dan melakukan
Hindarilah makanan dan minuman yang bisa menyebabkan noda di gigi.
Lakukan proses memutihkan gigi, baik secara mandiri maupun dengan bantuan dokter.

6. Melakukan pewarnaan atau pelapisan gigi, di dokter gigi.

Jaga kesehatan gigi dan mulut dengan rutin membersihkannya. Selain itu, untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, Anda juga perlu rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Mulai sekarang rajinlah untuk menggosok gigi, flossing dan ubah pola hidup anda. Jika gigi anda masih saja kuning setelah menerapkan cara diatas, maka sebaiknya konsultasikan lebih lanjut pada dokteri khusus.

 

Penyebab dan Cara Alami Memutihkan Gigi dengan Cepat


Memiliki masalah dengan warna gigi? Jika ya informasi ini semoga dapat membantu dalam mengatasi noda pada gigi. Setelah sebelumnya kita membahas penyebab gigi kuning, pada kesempatana kali ini kita akan membahas mengenai cara memutihkan gigi secara alami. Mengapa cara alami? Cara alami merupakan cara aman, mudah, murah dan yang pasti efektif dalam mengatasinya. Asalkan diterapakkan secara rutin, teratur dan telaten dalam melakukan treatmen alami tersebut agar hasilnya dapat optimal.

Penyebab gigi kuning

1. Cara menyikat gigi yang salah

Terkadang jarang kita sadari bahwa kita menyikat gigi dengan cara yang salah. Kemungkinan ada sebagian yang beranggapan, Yang penting sikat gigi supaya mulut nggak bau. Hal ini tentu merupakan cara berpikir yang salah. Sebab jika Anda asal-asalan menyikat gigi, maka sisa makanan yang ada pada gigi Anda tidak akan terbasmi dengan sempurna. Dar hal ini akan menyebabkan kuman-kuman pada sisa makanan membuat gigi Anda menjadi kuning. Dan maka dari itu, mulailah terapkan cara menyikat gigi dengan benar selama minimal 2 menit.

2. Jarang menyikat gigi

Penyebab gigi kuning selanjutnya adalah jarang menggosok gigi. Disaat ketika Anda jarang dan malas menggosok gigi Anda, maka Sisa makanan akan menumpuk dan membuat gigi Anda menjadi kuning. Rajinlah menyikat gigi 2 kali sehari. Setelah sarapan dan sebelum tidur.

3. Kebiasaan merokok

Dan nikotin yang ada pada rokok dapat menyebabkan gigi menjadi kuning

4. Kopi

Terkandung kafein yang tinggi pada kopi bisa membuat gigi menjadi kuning. Dan bahkan jika Anda kebiasaan minum kopi, gigi bahkan bisa menjadi hitam.

5. Alkohol

Menurut kebiasaan meminum minuman beralkohol juga dapat menyebabkan gigi menjadi kuning. Tidak hanya itu, alkohol memang sebenarnya tidak baik untuk kesehatan Anda.

Cara Alami Memutihkan Gigi Kuning Dengan Cepat

Sebenarnya masih banyak cara instan dalam memutihkan gigi, akan tetapi efek samping dan biaya yang tidak sedikit merupakan hal yang patut dipertimbangkan untuk melakukan cara tersebut. cara alami merupakan solusi untuk masalah yang satu ini, simak langsung yukk uraian berikut ini :

1.  Putihkan Gigi dengan Buah Strawberry

Strawberry merupakan buah yang sarat akan kandungan nutrisi yang baik bagi kesehatan ataupun kecantikan, salah satunya bermanfaat sebagai pemutih alami gigi. Caranya mudah dan efektif, konsumsi secara langsung buah strawbwerry segar secara rutin setiap hari untuk mendapatkan gigi putih. selain buah strawberry konsumsi wortel mentah segar secara langsung dapat meningkatkan warna putih alami gigi.

2.  Putihkan Gigi dengan Siwak

Apa itu siwak? Siwak adalah sebutan bagi akar pohon yang dipergunakan untuk membersihkan gigi sekaligus memutihkannya. Syarat untuk dijaikan siwak haruslah berakar dengan tektur yang lembut, halus dan boleh akar apasaja. Siwak merupakan kebiasaan orang muslin yang sudah di ada sejak zaman rasulullah SAW.

3.  Putihkan dengan Kulit Jeruk

Selain bermanfaat untuk mengusir gigitan serangga, ternyata kulit jeruk juga bermanfaat untuk memutihkan gigi. Caranya sangat mudah, yaitu : gunakan bagian dalam kulit jeruk yang berwarna putih, lalu gosok-gosokan langsung pada gigi. Lakukan cara ini secara langsung sampai hasilny terlihat.

4.  Putihkan Gigi dengan Jeruk Lemon & Garam

Cara ini cukup mudah dan efektif akan tetapi jangan melakukan cara ini terlalu sering, karena kandungan garam dapat merusak lapisan gigi. Caranya yaitu : campur ratakan jus lemon dengan garam sampai berbentuk seperti pasta. Lalu gunakan ramuan tersebut sebagai pengganti pasta gigi.

5. Putih Gigi dengan Biji Pinang

Walaupun cara berikut ini sedikit membuat anda repot, akan tetapi jika dilakukan dengan tepat pasti hasilnya pun akan setimpal dengan usaha anda. Putihkan gigi dengan biji pinang caranya yaitu : siapkan biji pinang beberapa buah, lalu bakar sampai gosong seperti arang. Kemudian haluskan biji pinang tersebut, lalu gosokan pada gigi menggunakan kain katun.

6. Daun sirih

Dan daun sirih merupakan resep tradisional sejak jaman nenek moyang yang terbukti ampuh sebagai cara memutihkan gigi secara alami. Dan apakah Anda pernah melihat nenek atau kakek Anda menguyah sesuatu hingga mulutnya berwarna merah. Yang mereka kunyah adalah daun sirih. Dedaunan sirih berguna sebagai penguat gigi, menghentikan pendarahan pada gusi, menghilangkan bau mulut, dan juga sebagai cara memutihkan gigi secara alami.

Caranya :
  1. Dan kamu bisa menggunakannya dengan cara dikunyah atau merebusnya kemudian digunakan untuk berkumur
  2. Dapat juga dengan ditumbuk lalu oleskan pada gigi secara merata
7. Daun salam

Pada daun salam kaya akan kandungan yang dapat menjaga kesehatan gigi secara efektif. Dengan minyak atsiri, sitral, tannin, flavonoid, metal kavikol, juga mengandung Vitamin A, B, C, D serta kalsium, zat besi, kalium dan magnesium adalah dalam daun salam. Dan ke semua zat ini ampuh sebagai cara memutihkan gigi secara alami.

Caranya :
  1. Tumbuk halus daun salam
  2. Campurkan dengan air hingga berbentuk pasta
  3. Gunakan sebagai pasta gigi
8. Daun mimba

Dedaunan mimba mengandung azadirahtin yang berfungsi sebagai antibakteri yang tentu saja efektif sebagai cara memutihkan gigi secara alami.

Yang perlu Anda lakukan adalah :

  • Ekstrak minyak daun mimba
  • Gunakan sebagai pasta gigi

9. Apel

Dari serat apel ketika Anda mengunyahnya akan dengan sendirinya membersihkan noda yang membuat gigi Anda menjadi kuning.

10. Susu

Dari susu akan dapat menambah asupan kalsium yang berfungsi untuk menjaga kekokohan gigi Anda. Terdapat kandungan fosfor dan magnesium pada susu akan membantu sebagai cara memutihkan gigi secara alami. Cukup dengan rutin meminum susu setiap hari.

11. Dark chocolate

Dari dark chocolate atau coklat hitam mengandung suatu zat yang akan melapisi gigi Anda dan memutihkan gigi. Anda hanya perlu mengkonsumsi coklat hitam setiap hari.

12. Jahe

Terdapat kandungan antibakteri yang berfungsi memberangus noda tersisa pada gigi Anda.

Caranya :

  1. Parut 1 buah jahe
  2. Peras airnya
  3. Gunakan air perasan jahe untuk berkumur
  4. Dapat juga menggunakan parutan jahe yang dioleskan langsung pada gigi

13. Minyak cengkeh

Yang selain mengobati gigi yang sakit, minyak cengkeh juga berguna untuk memutihkan gigi kuning Anda. Cukup dengan mengoleskan minyak cengkeh pada gigi Anda

14. Minyak kelapa

Dengan cara memutihkan gigi secara alami selanjutnya adalah dengan menggunakan minyak kelapa.

Caranya :

  1. Siapkan minyak kelapa dan baking soda
  2. Campur ke dua bahan tersebut hingga berbentuk pasta
  3. Gunakan sebagai pasta gigi

15. Arang

Dari sifat alkali pada arang berfungsi sebagai pengikis noda kuning pada gigi Anda. Dan memang kelihatannya kotor, namun dengan skala kecil tidak akan berdampak bagi tubuh.

Caranya :

  1. Siapkan arang batok kelapa
  2. Tumbuk sampai halus, lalu diayak
  3. Campurankan bubuk tersebut dengan 1 sdm air perasan lemon
  4. Gunakan sebagai pasta gigi

Selain dari ke lima cara diatas, hal penting yang wajib dilakukan yaitu menggosok gigi secara teratur 2 kali sehari. Hal ini bertujuan agar kebersihan dan kesehatan mulut tetap terjaga. Perlu diingat, memutihkan gigi dengan cara alami memang lebih aman dan efektif, akan tetapi hal ini bukan perkara mudah atau instan. Karena dibutuhkan usaha yang telaten, teratur, rutin dan butuh kesabaran agar hasilnya sesuai dengan yang diinginkan.


 

Tips Perawatan Gigi Berlubang Dengan Baik Dan Benar

Tips Perawatan Gigi Berlubang Dengan Baik Dan Benar

Lakukan tips perawatan gigi berlubang dengan baik dan benar - Pasti anda pernah mengalami yang namanya gigi berlubang ? gigi berlubang memang sangat mengganggu aktifitas yang berhubungan dengan mulut. Betapa tidak karena gigi merupakan salah satu organ yang sangat penting terlebih mengingat peran atau fungsinya sebagai pelumat makanan. Oleh karena itu sangat penting bagi kita untuk menjaga dan merawat kesehatan gigi dan mulut, karena gigi dan mulut merupakan pintu masuk bakteri dan virus ke dalam tubuh.

Tips Perawatan Gigi Berlubang

Oke tak perlu berlama-lama lagi simak langsung yukkk tips cara perawatan gigi berlubang, simak langsung yuukkk tips lengkapnya berikut ini :

1. Hindari beberapa makanan

Ada beberapa jenis makanan yang dapat menimbulkan atau memicu rasa nyeri pada gigi. Seperti makanan yang terlalu panas atau dingin, makanan manis ataupun makanan yang berbumbu terlalu pekat ( santan dll ). Nah jika anda merasakan ngilu ataupun nyeri yang bersifat kambuh yang terjadi disekitar mulut atau rahang. Hal yang patut anda lakukan yaitu memeriksakan gigi apakah gigi anda berlubang, jika demikian maka anda patut menghindari jenis makanan tersebut.

2. Rajin menggosok gigi secara rutin dan teratur

Gosoklah gigi secara rutin teratur dan benar sangat disarankan sebagai perawatan gigi berlubang. Karena mungkin salah satu penyebab gigi berlubang yaitu  jarangnya menggosok gigi yang patut anda lakukan setiap hari. Oleh karena itu sangat disarankan untuk mencegah parahnya atau melebarnya gigi berlubang sekaligus mencegah rasa nyeri atau sakit pada gigi yaitu dengan menggosoknya secara rutin dan teratur.

3. Gunakan pasta gigi khusus

Sangat disarankan bagi anda yang memiliki gigi berlubang untuk menggunakan pasta gigi khusus untuk menangani masalah tersebut, seperti pasta gigi yang lebih banyak mengandung kalsium dan xylitol yang berfungsi untuk yang memperbaiki email atau bagian gigi yang rusak dan berlubang. Jangan lupa sikat gigi minimal 2 kali dalam sehari menggunakan pasta gigi yang berkalsium tinggi.

4. Berkumur dengan air garam

Jika gigi berlubang anda terasa nyeri, terlebih jika terjadi pembengkakan hal yang perlu di perhatikan untuk meringankan rasa sakit yaitu berkumurlah dengan menggunakan larutan air garam hangat. Kenapa garam ? karena garam memiliki kandungan anti bakteri yang mungkin dapat menyebabkan lubang pada gigi sekaligus rasa nyeri. Caranya yaitu, larutkan 1 sendok makan garam dengan 250 cc air hangat sambil diaduk terus sampai rata. Selain itu juga dapat ditambahkan dengan air perasan jeruk nipis. Cara tradisional ini memang ternbilang efektif untuk mengatasi rasa nyeri.

5. Konsumsi sumber kalsium

Salah satu cara untuk menghindarkan gigi berlubang yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang lebih banyak mengandung kalsium. Makanan yang mengandung kalsium seperti susu, telur serta multivitamin berkalsium.

6. Konsultasikan pada dokter

Hal ini patut anda lakukan yaitu pergi ke dokter gigi untuk memerikasakan gigi berlubang anda agar tidak bertambah parah.

Penyebab gigi berlubang

Menurut Dr. Edward Mellanby, Dr. Weston Price, dan Dr. Riamiel Ragel, ada 4 faktor utama yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, yaitu :
  • Dan kurangnya mineral pada pola makan (kekurangan kalsium, kekurangan magnesium dan kekurangan fosfor)
  • Dan kurangnya vitamin larut lemak seperti vitamin A, D, E, dan K (terutama vitamin D)
  • Dan terlalu banyak mengonsumsi makanan yang kaya akan kandungan asam fitat
  • Terlalu banyak mengonsumsi gula olahan
Cara merawat gigi berlubang

1. Mengonsumsi banyak vitamin D

Terdapat vitamin D penting untuk membangun gigi dan tulang yang kuat, karena ia merupakan faktor utama dalam penyembuhan gigi berlubang. Vitamin D juga dapat membantu mencegah radang gusi karena ia merupakan anti-inflamasi.

Dari kalsium mengalir masuk dan keluar gigi Anda menuju bagian tubuh yang memerlukannya, dan vitamin D lah yang mengatur proses ini. Disaat kita kekurangan vitamin D, gigi Anda tidak akan mendapatkan kalsium, dan yang lebih burukya lagi, kalsium pada gigi Anda akan diambil oleh bagian tubuh lainnya. Disaat hal ini terus berlangsung, Anda akan mengidap penyakit periodontal dan gigi melemah.

Untuk vitamin D juga bertanggung jawab untuk menciptakan sementum yang mengikat gigi ke tulang di mulut Anda. Dari gen yang mengontrol penyakit periodontal diatur oleh reseptor yang dikendalikan vitamin D.

Kita bisa kita dapatkan vitamin D dengan cahaya matahari pagi, minyak fermentasi hati ikan kod, suplemen vitamin D, ikan tuna, susu fortifikasi, kuning telur, dan hati sapi.

2. Mengonsumsi banyak vitamin K1 dan K2

Dr. Weston Price mengistilahkan vitamin k sebagai “X-Factor”. Para penelitian menggambarkan sejarah kasus seorang gadis berusia 14 tahun yang memiliki 48 gigi berlubang. Itu gadis mengonsumsi ekstrak vitamin K, minyak mentega tinggi vitamin, dan minyak fermentasi hati ikan kod tiga kali sehari selama 7 bulan. Dari hasilnya adalah kerusakan gigi berhenti dan gigi kembali termineralisasi (48 gigi berlubang sembuh dan 24 gigi memiliki email gigi baru).

Para studi menunjukkan bahwa vitamin K dapat memanfaatkan protein khusus yang memiliki kemampuan untuk mendistribusikan kalsium dan fosfor pada gigi dan tulang. Dr. Perice menemukan bahwa ketidakseimbangan kalsium dan fosfor akan mengakibatkan sejumlah penyakit pada tubuh, seperti gigi berlubang dan infeksi gigi.

Untuk vitamin K bisa kita dapatkan dari kale, bayam, sawi hijau, collard green, bit hijau, lobak hijau, paterseli, brokoli, kubis, daging sapi, telur, keju, mentega, minyak fermentasi hati ikan kod dan suplemen vitamin K.

3. Menghindari makanan yang menyebabkan gigi berlubang

Hindari makanan yang dapat menyebabkan kerusakan gigi, seperti :
  • Gula dan karbohidrat. Di keduanya dapat membuat perubahan gula darah yang mengakibatkan penutupan aliran mineral pada gigi.
  • Asam fitat. Dan merupakan pemblokir mineral dan penghambat enzim yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Asam fitat dapat ditemukan dalm biji-bijian dan kacang-kancangan.
  • Minyak sayur olahan. Ketika dipanaskan, radikal bebas yang diciptakan oleh panas akan menjadi sangat beracun. Pada minyak sayur olahan yang berbahaya jika dipanaskan ialah minyak jagung, minyak biji kapas, dan minyak kedelai.
  • Makanan cepat saji. Digliserin yang terkandung di dalamnya dapat menghambat kalsium dalam memineralisasi gigi Anda.
4. Minum air yang mengandung alkalin (basa)

Banyak anak kecil yang mengalami gigi membusuk pada usia dini. Merekalah yang dibesarkan dengan minum air yang memiliki zat asam, bahkan meskipun sedikit saja, akan menderita kehilangan gigi pada tingkat yang mengkhawatirkan.

Air basa memiliki pH 8 atau lebih. Dan dengan mengonsumsi air minum basa, Anda dapat menetralkan asam di mulut yang membuat gigi berlubang lebih parah. Untuk air basa juga dapat mendukung pertumbuhan gigi dan tulang yang kuat.

5. Mencoba terapi oil pulling

Pada terapi ini telah digunakan selama berabad-abad lamanya oleh pengobatan Ayurveda. Oil pulling merupakan prosedur detoksifikasi yang sangat populer. Pada terapi ini dilakukan dengan berkumur menggunakan satu sendok minyak selama 20 menit. Para prosedur detoks sederhana ini telah dipercaya untuk menyembuhkan masalah gigi, sakit kepala, hingga diabetes.

Nah, sudahkah anda melakukan perawatan diatas ?
Demikianlah tips perawatan gigi berlubang yang dapat saya bagikan bagi pembaca semuanya. Jangan lupa share juga ya keteman-teman yang lainnya, Terima kasih atas waktunya telah menyimak ulasan tips kecantikan alami diatas dan sampai jumpa lagi.